Total Korban Keracunan MBG di Lebong Tembus 456 Orang, Lokasi Dapur Disegel Polisi
Lokasi dapur MBG Kecamatan Lebong Sakti, Desa Lemeupit, Kamis (28/8/25)(foto: Aan Ade Putra/repoeblik.com)

BGN Minta Maaf atas KLB Keracunan MBG di Lebong, Investigasi Masih Berlanjut

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Lebong – Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) dugaan keracunan massal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong.

Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, Gloria, dalam keterangan resminya pada Senin (1/9/25), menegaskan bahwa investigasi penyebab insiden ini masih terus dilakukan.

“Atas nama Badan Gizi Nasional Republik Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya atas KLB MBG di Lebong. Saat ini investigasi tengah dilakukan untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya.

Gloria menjelaskan, BGN melalui SPPG Bengkulu telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kepolisian, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Daerah guna melakukan investigasi menyeluruh. Hasil investigasi tersebut, kata dia, akan menjadi dasar untuk langkah perbaikan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami sangat paham keresahan yang dialami para penerima manfaat, khususnya anak-anak, orang tua, serta masyarakat yang terdampak insiden ini. BGN berkomitmen penuh meningkatkan pengawasan, kualitas, dan keamanan pangan dalam program MBG,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak ratusan siswa di Kabupaten Lebong sempat dirawat di RSUD Lebong usai mengalami muntah-muntah diduga akibat menyantap makanan MBG. Seluruh pasien kini telah dipulangkan, namun kasus ini masih menjadi perhatian publik.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *