Alaku

Bapenda Bengkulu Siapkan Tapping Box Baru, Pengawasan Pajak Usaha Diperluas

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu mulai mempercepat langkah digitalisasi pengawasan pajak daerah dengan melakukan survei kesiapan pemasangan Tapping Box generasi terbaru di tenan Tom Sushi, Benmall Bengkulu. (dok:pemkotbkl)

Bengkulu – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu mulai mempercepat langkah digitalisasi pengawasan pajak daerah dengan melakukan survei kesiapan pemasangan Tapping Box generasi terbaru di tenan Tom Sushi, Benmall Bengkulu. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat transparansi transaksi usaha sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Survei lapangan tersebut menjadi tahapan awal sebelum alat resmi dipasang dan dioperasikan. Pemerintah Kota Bengkulu menggandeng Bank Bengkulu serta PT Raharja Sinergi Komunikasi sebagai penyedia dukungan teknis dan sistem teknologi informasi Tapping Box.

Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah nantinya dapat memantau transaksi usaha secara real-time. Skema ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi pelaporan pajak sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan wajib pajak.

Pelaksana Tugas Sekretaris Bapenda Kota Bengkulu Novitasari melalui Koordinator Lapangan Aulia Ulfa mengatakan perangkat yang akan dipasang merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya dengan sejumlah penyempurnaan teknologi.

“Pemasangan alat Tapping Box ini merupakan pengembangan sistem baru yang bisa diistilahkan sebagai produk lama rasa baru. Sistem yang digunakan tetap mengedepankan fungsi pengawasan transaksi usaha, namun kini hadir dengan teknologi yang lebih optimal, efektif, dan mudah digunakan,” ujar Aulia.

Menurutnya, kolaborasi antara Bapenda, Bank Bengkulu, dan PT Raharja Sinergi Komunikasi menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi layanan perpajakan sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak.

Dalam survei di Tom Sushi Benmall Bengkulu, tim gabungan melakukan pengecekan terhadap kesiapan jaringan, perangkat pendukung, dan infrastruktur teknis lainnya. Langkah tersebut dilakukan agar sistem dapat langsung berjalan optimal saat pemasangan selesai dilakukan.

Pemerintah Kota Bengkulu menilai pemanfaatan teknologi menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun tata kelola pajak yang lebih transparan dan akuntabel. Dengan sistem digital, potensi kebocoran penerimaan daerah dapat diminimalkan sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan.

Hingga saat ini, sebanyak 121 unit Tapping Box telah aktif terpasang pada berbagai lokasi usaha di Kota Bengkulu. Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menambah 22 unit baru yang akan diprioritaskan untuk sektor hotel dan restoran.

“Sejauh ini jumlah tapping box yang sudah terpasang ada 121 unit, dan menyusul 22 unit lagi yang siap dipasang untuk disebar ke hotel dan restoran,” kata Aulia.

Bapenda berharap perluasan penggunaan Tapping Box dapat menjangkau lebih banyak sektor usaha sehingga potensi pajak daerah dapat tergali secara maksimal. Peningkatan penerimaan tersebut diharapkan berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bengkulu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan