Alaku
Alaku

Wakapolda Bengkulu Tinjau Korban Kebakaran, Sinergi Bantuan untuk Pengungsi Diperkuat

Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho meninjau lokasiAsisten I Pemkot Bengkulu Alex Periansyah kebakaran dan posko pengungsian warga terdampak di Kelurahan Pengantungan, Jumat (14/8/2026) (foto:awangkonaeci/repoeblik.com)

Bengkulu – Wakapolda Bengkulu Brigjen Pol. Prianto Teguh Nugroho meninjau lokasi kebakaran dan posko pengungsian warga terdampak di Kelurahan Pengantungan, Jumat (14/8/2026), sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi melalui sinergi kepolisian dan Pemerintah Kota Bengkulu.

Kunjungan itu dilakukan pada hari kedua pascakebakaran. Prianto didampingi Asisten I Pemkot Bengkulu Alex Periansyah serta jajaran terkait untuk melihat langsung kondisi warga yang masih bertahan di posko pengungsian.

Dalam peninjauan tersebut, jajaran Polda Bengkulu bersama Pemkot Bengkulu menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada korban. Bantuan itu ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok warga selama masa penanganan pascakebakaran.

Prianto mengatakan dirinya datang mewakili Kapolda Bengkulu yang tengah menghadiri agenda di DPRD. Ia menyebut peninjauan langsung diperlukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus memperkuat koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

“Kami dari Polda, karena Pak Kapolda ada kegiatan di DPRD, maka saya mewakili beliau untuk mengecek lokasi kejadian kebakaran ini. Kita juga sama-sama merasakan apa yang Bapak/Ibu rasakan,” ujar Prianto.

Menurutnya, penanganan warga terdampak tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat perlu bergerak bersama agar kebutuhan korban selama berada di pengungsian dapat tertangani.

“Kita bersinergi, saling bahu-membahu untuk masyarakat Bengkulu. Tidak ada yang monopoli ‘polisi yang hebat’ atau ‘pemerintah yang hebat’, kita sama-sama,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkot Bengkulu menyiapkan dukungan pangan bagi warga di posko. Alex Periansyah bersama Kalaksa BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana, camat, dan jajaran terkait menyalurkan sarapan berupa nasi bungkus yang berasal dari program sedekah nasi bungkus yang melibatkan organisasi perangkat daerah.

“Ini merupakan hari kedua pascakebakaran. Setiap pagi, OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu berkontribusi melalui sumbangan sedekah nasi bungkus. Pagi ini kami menyalurkan dari empat OPD untuk sarapan warga kita yang mengalami kebakaran,” kata Alex.

Pemkot juga menyediakan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan pengungsi. Untuk makan siang, warga terdampak akan mendapatkan makanan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), sementara kebutuhan makan malam disiapkan dari dapur umum di posko.

Prianto turut mengingatkan warga serta perangkat RT, RW hingga kelurahan meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran, terutama karena kondisi memasuki musim kemarau dan sebagian wilayah permukiman cukup padat.

“Ke depan, mari kita jaga lingkungan kita jangan sampai terjadi kebakaran lagi. Hindari hal-hal yang menjadi pemicu terjadinya bencana,” ujarnya. Ia mengingatkan warga tidak membakar sampah sembarangan, khususnya di kawasan padat penduduk.

Selain bantuan pemerintah, dukungan masyarakat juga terus berdatangan ke posko. Pemkot Bengkulu memastikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak tetap dilakukan selama proses penanganan pascakebakaran berlangsung.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku
Alaku

Iklan