Bus Listrik PO SAN Disiapkan Sambut Mudik Lebaran 2026, Pemprov Bengkulu Beri Dukungan Penuh

Bengkulu – Upaya menekan emisi dan mendorong penggunaan transportasi berkelanjutan mulai mendapat momentum di Bengkulu menjelang arus mudik Idulfitri 2026, seiring diperkenalkannya bus listrik jarak jauh oleh Perusahaan Otobus Siliwangi Antar Nusa (PO SAN) sebagai alternatif angkutan antarkota dan antarprovinsi.
Inisiatif tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pada Ahad (25/1) siang, Wakil Gubernur Bengkulu Mian melakukan peninjauan ke Pool SAN Rawa Makmur untuk melihat secara langsung kesiapan armada bus listrik yang akan dioperasikan PO SAN.
“Siang ini saya meninjau bus listrik milik PO SAN di Pool SAN Rawa Makmur. Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bapak Gubernur, kami tentu mendukung kehadiran bus listrik sebagai sarana transportasi masyarakat yang mengedepankan sistem ramah lingkungan,” ujar Mian.
Ia menilai penggunaan bus listrik berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan emisi gas buang sekaligus menekan polusi udara, khususnya di wilayah Bengkulu yang menjadi jalur lintasan mudik.
Selain aspek lingkungan, Mian berharap armada tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat, terutama saat lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran tahun depan.
“Kurang lebih kita akan memasuki Ramadan dalam hitungan hari. Biasanya di akhir Ramadan, arus pemudik mulai ramai. Tadi saya sampaikan, jika bus listrik ini sudah bisa melayani rute mudik ke luar Provinsi Bengkulu, tentu ini menjadi hal yang sangat baik,” tambahnya.
Dari sisi operator, Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera selaku pengelola PO SAN, Kurnia Lesani Adnan yang akrab disapa Sani, menyampaikan bahwa armada bus listrik yang diperkenalkan merupakan bus listrik SAG dengan tipe Aletra J8.
“Ini merupakan bagian dari pengujian performa dan kesiapan operasional bus listrik SAG, termasuk model Aletra J8, untuk layanan antarkota dan antarprovinsi,” tutupnya.
Sebagai bagian dari tahapan uji operasional, bus listrik tersebut telah menjalani uji jalan sejak 22 Januari 2026 dengan rute jarak jauh Jakarta–Bengkulu–Palembang–Jakarta. Pengujian dimulai dari Pool BMP Ciputat, Jakarta, untuk memastikan ketahanan dan kelayakan armada dalam melayani perjalanan lintas provinsi.






