Bengkulu – Seluruh satuan pendidikan di Kota Bengkulu resmi kembali menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka mulai hari ini, Senin (30/3/2026), menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti agar sekolah tetap berjalan normal pascalibur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini memastikan tidak ada perubahan sistem pembelajaran ke metode daring atau online. Sejak pagi, aktivitas belajar di sekolah kembali berlangsung penuh dari tingkat PAUD, SD, hingga SMP.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, membenarkan seluruh sekolah telah aktif kembali menjalankan pembelajaran luring. Hari pertama masuk sekolah juga diawali dengan pelaksanaan upacara bendera.
“Ya, terhitung hari Senin ini semua satuan pendidikan sudah masuk dan tatap muka semua. Pagi tadi diawali dengan upacara bendera,” kata Ilham Putra.
Pantauan di sejumlah sekolah memperlihatkan siswa dan guru mulai kembali ke rutinitas akademik seperti biasa. Upacara bendera pada hari pertama masuk dinilai menjadi penanda dimulainya kembali disiplin belajar setelah masa libur panjang.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu berharap pembelajaran tatap muka yang berjalan normal dapat menjaga pencapaian target kurikulum. Pemerintah daerah juga ingin menghindari kendala teknis yang kerap muncul dalam pembelajaran jarak jauh.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti telah menegaskan kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap dilaksanakan secara tatap muka. Kepastian itu disampaikan setelah rapat lintas kementerian yang membahas skema pembelajaran di tengah situasi krisis global.
“Sesuai hasil rapat lintas Kementerian dan Pernyataan Pers Menko PMK pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa (tatap muka),” ujar Abdul Mu’ti saat dihubungi detikEdu, Rabu (25/3/2026).
Menurut Abdul Mu’ti, opsi pembelajaran daring yang sempat dibahas tidak diberlakukan saat ini. Pemerintah menilai kehadiran siswa secara langsung di sekolah tetap menjadi prioritas untuk menjaga kualitas proses belajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter.
Ia juga menyebut Kemendikdasmen akan menerbitkan Surat Edaran Menteri yang memuat penjelasan lebih rinci mengenai kebijakan pembelajaran di tengah kondisi krisis global. “Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan dalam Surat Edaran Menteri Dikdasmen. Tunggu saja,” ujarnya.
Sementara itu, orang tua siswa di Kota Bengkulu diimbau memastikan kesiapan fisik dan mental anak untuk kembali mengikuti pembelajaran tatap muka secara optimal agar proses belajar dapat berjalan lancar sejak hari pertama.





