Sekda Rejang Lebong Buka Seleksi Paskibraka 2026, Tekankan Transparansi Tanpa KKN

Rejang Lebong – Sekretaris Daerah (Sekda) Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar resmi membuka seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rejang Lebong tahun 2026, Senin (6/4/2026). Pembukaan seleksi digelar di halaman Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sekitar pukul 08.00 WIB.
Dalam kesempatan itu, Iwan menegaskan proses seleksi harus berjalan ketat, adil, dan transparan. Ia meminta panitia tidak memberi ruang bagi praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) agar seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos.

Menurutnya, anggota Paskibraka yang terpilih nantinya harus mampu mengemban tugas penting saat pengibaran Sang Saka Merah Putih, baik di tingkat Kabupaten Rejang Lebong maupun mewakili daerah ke tingkat Provinsi Bengkulu. Karena itu, kualitas peserta yang lolos harus benar-benar sesuai standar.
“Panitia harus menegakkan aturan seleksi seadil-adilnya, tanpa KKN dan mengedepankan prinsip berkeadilan,” kata Iwan saat membuka kegiatan.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menyiapkan diri secara maksimal selama seluruh rangkaian tes berlangsung. Selain kesiapan administrasi, peserta diminta menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta mental karena persaingan dipastikan ketat.
Sekda menyebut kuota yang tersedia terbatas. Dari seluruh peserta, hanya 33 orang yang akan terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Rejang Lebong, ditambah tiga pasang putra-putri yang akan mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Bengkulu.
“Siapkan mental yang kuat, karena tidak semua peserta bisa lolos. Yang terpilih hanya sebagian kecil, jadi harus siap menerima hasil seleksi,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rejang Lebong, Yulieni, menjelaskan jumlah pendaftar seleksi Paskibraka 2026 mencapai 146 orang. Namun, dari jumlah tersebut, peserta yang melengkapi berkas administrasi tercatat sebanyak 123 orang.
Dari total peserta yang lolos administrasi itu, terdiri dari 51 peserta putra dan 54 peserta putri. Yulieni menegaskan seluruh tahapan seleksi akan berlangsung mulai 6 hingga 13 April 2026.
Adapun materi seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, tes wawasan kebangsaan, hingga tes intelijen umum yang dilaksanakan melalui sistem CAT di SMPN 1. Tahapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7-8 April 2026.
Setelah itu, peserta akan mengikuti tes kesehatan, tes kepribadian, hingga parade Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang digelar pada 13 April 2026. Seluruh tahapan menjadi penentu dalam menjaring calon anggota Paskibraka terbaik dari Rejang Lebong.
Yulieni menambahkan, pelaksanaan seleksi tahun ini juga melibatkan dukungan lintas instansi. Di antaranya personel TNI, Polri, DPPI, akademisi dari Poltekkes, hingga IAIN Curup.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memastikan proses seleksi berjalan objektif dan menghasilkan putra-putri terbaik yang siap mengharumkan nama Rejang Lebong di tingkat daerah maupun provinsi.






