Warga Kota Pagu Tewas dengan Luka di Kebun, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

Rejang Lebong – Seorang warga Desa Kota Pagu, Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Wagimin (62), meninggal dunia setelah ditemukan bersimbah darah di kawasan perkebunan masyarakat Desa Seguring, Senin (27/7/2026) sore. Polisi kini menyelidiki dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB dalam kondisi tertelungkup di atas sepeda motornya dengan sejumlah luka di tubuh. Temuan tersebut menggegerkan warga yang melintas menuju kawasan perkebunan.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Erwan yang hendak berangkat ke kebun.
“Saksi menemukan korban dalam posisi tertelungkup di atas motornya dan kondisi korban sudah banyak darah,” ujar Hasan Basri kepada wartawan, Selasa (28/7/2026), melalui keterangan tertulis.
Setelah mengetahui kondisi korban, saksi segera kembali ke permukiman untuk memberi tahu keluarga sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Keluarga bersama warga kemudian mendatangi lokasi sebelum membawa korban ke Rumah Sakit An-Nisa untuk mendapatkan pertolongan.
Karena kondisinya cukup serius, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Rejang Lebong. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB pada hari yang sama, Wagimin dinyatakan meninggal dunia dan jenazahnya kemudian menjalani proses autopsi.
“Sekitar pukul setengah tujuh, Senin malam, korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD Rejang Lebong dan langsung dilakukan autopsi,” kata Hasan Basri.
Sementara itu, Kapolsek Selupu Rejang, IPTU Azmi Aryanto, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan di sekitar lokasi penemuan korban untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan serta barang bukti guna mengusut dugaan tindak penganiayaan yang menewaskan warga Desa Kota Pagu tersebut.






