Bengkulu – Safari Ramadan Bengkulu menghadirkan dua pesan kuat bagi warga Rawa Makmur: kepastian penanganan banjir tahunan dan kepedulian langsung kepada warga yang tengah menghadapi ujian kesehatan berat.
Dalam rangkaian Safari Ramadan Bengkulu di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Muara Bangkahulu, perhatian pemerintah tak hanya tertuju pada persoalan infrastruktur, tetapi juga pada kondisi sosial warga. Salah satunya Ansuri (62), yang kini harus beraktivitas dengan satu kaki setelah menjalani amputasi akibat komplikasi diabetes.
Di kediamannya yang sederhana, Ansuri menerima kunjungan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan bersama Wakil Gubernur Mian, serta Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing. Kehadiran para pimpinan daerah itu menjadi bagian dari agenda Safari Ramadan Bengkulu yang menyasar langsung masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, gubernur menyatakan komitmennya untuk memberikan kursi roda baru bagi Ansuri. Bantuan itu diharapkan dapat menunjang mobilitasnya sehari-hari. Selain itu, dukungan materi juga diserahkan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warganya.
Suasana berlangsung haru ketika Ansuri menyampaikan rasa terima kasihnya. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya didatangi langsung oleh jajaran pimpinan provinsi dan kota di tengah kesibukan mereka menjalankan roda pemerintahan.
Pada kesempatan itu, para pemimpin daerah juga memberikan penguatan moral dan spiritual.
“Tetap tabah, Pak Ansuri. Semua ini adalah ketentuan Allah. Perbanyaklah ibadah dan teruslah mengharap rida-Nya,” pesan mereka.
Selain agenda sosial, Safari Ramadan Bengkulu juga menjadi momentum penyampaian kepastian penanganan banjir yang selama ini menghantui warga Rawa Makmur. Dalam kegiatan di Masjid Nur Iman, Senin (2/3/2026), Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Bengkulu memastikan langkah konkret perbaikan infrastruktur.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Jembatan Rawa Makmur yang dinilai terlalu rendah sehingga kerap menyebabkan air meluap saat hujan deras.
“Alhamdulillah, Bapak Gubernur tadi menegaskan bahwa Rawa Makmur ke depan tidak lagi banjir karena jalan yang kerap terkena banjir akan ditinggikan oleh Pemerintah Provinsi,” ujar Dedy.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa pada tahun anggaran 2026, fokus pembangunan diarahkan pada pengentasan banjir sekaligus peningkatan konektivitas wilayah. Pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan anggaran Rp30 miliar untuk proyek tersebut.
Pekerjaan yang direncanakan tidak sebatas pengaspalan, tetapi mencakup peninggian badan jalan dan pelebaran drainase agar aliran air lebih lancar dan tidak lagi menggenangi permukiman.
“Kami ingin memastikan mobilitas warga tidak terganggu dan masalah banjir yang sudah bertahun-tahun ini tuntas melalui sinergi antara Kota dan Provinsi,” tegas Helmi Hasan.
Rangkaian Safari Ramadan Bengkulu di Masjid Nur Iman turut dihadiri Sekda Provinsi Herwan Antoni dan Pj Sekda Kota Medy Pebriansyah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, menguatkan harapan warga terhadap percepatan pembangunan dan penyelesaian persoalan banjir yang telah berlangsung lama.
Melalui Safari Ramadan Bengkulu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk hadir langsung, baik dalam penyelesaian masalah infrastruktur maupun mendampingi warga yang tengah menghadapi ujian kehidupan.





