Presiden Prabowo Tegaskan Aspirasi Rakyat Akan Didengar
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menyampaikan pernyataan resmi di Istana Negara, Minggu (31/8/8), yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden (foto: tangkapan layar kanal YouTube Sekretariat Presiden )

Prabowo Percepat Kampung Nelayan Merah Putih, 1.000 Titik Baru Disiapkan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dalam rapat terbatas bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Selasa (7/4/2026). Dalam rapat itu, pemerintah juga menyiapkan pembangunan lanjutan sebanyak 1.000 Kampung Nelayan yang akan dikerjakan paralel sepanjang 2026 dengan fokus wilayah Indonesia Timur.

Arahan tersebut disampaikan usai Kepala Negara memimpin pembahasan percepatan program sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah menargetkan pembangunan tahap awal yang kini berjalan dapat rampung dalam waktu dekat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan saat ini pemerintah telah membangun 100 titik Kampung Nelayan Merah Putih. Rinciannya, 65 titik masuk tahap pertama dan 35 titik lainnya berada pada tahap kedua.

“Kita sudah membangun 100 titik, 65 tahap satu, 35 tahap kedua. Dan kemudian itu totalnya 100, semuanya diperkirakan akhir bulan Mei selesai,” ujar Trenggono kepada awak media usai rapat.

Tak hanya menekankan pembangunan fisik, pemerintah juga memberi perhatian pada tata kelola kawasan serta kesiapan sumber daya manusia di Kampung Nelayan Merah Putih. Aspek pengelolaan dinilai menjadi bagian penting agar program tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur semata.

“Kemudian pengawakan dari Kampung Nelayan, kan penting juga. Itu salah satu yang kita bahas dengan Bapak Presiden,” kata Trenggono.

Sebagai kelanjutan program, pemerintah telah menyiapkan 1.000 Kampung Nelayan tambahan yang akan mulai dikerjakan secara paralel pada 2026. Trenggono menegaskan, pengembangan skala besar itu diarahkan untuk memperkuat kawasan pesisir di Indonesia Timur.

“Yang seribu berikut di tahun 2026 secara paralel kita akan kerjakan dan fokusnya adalah ke Indonesia Timur,” ungkapnya.

Dalam rapat yang sama, pemerintah juga membahas rencana kerja sama pengadaan kapal dengan Pemerintah Inggris. Namun, proyek tersebut masih dalam tahap koordinasi dan analisis bersama kementerian serta lembaga terkait.

Menurut Trenggono, sejumlah aspek teknis masih dikaji, termasuk kesiapan galangan kapal di dalam negeri yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan proyek. “Persiapan semuanya, seperti galangan kapal di Indonesia ada berapa, yang sanggup, yang sesuai. Itu semua kita sedang analisis bersama. Mudah-mudahan nanti segera bisa cepat. Karena targetnya dua tahun harus sudah jadi,” jelasnya.

Langkah percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan nasional. Dengan target 1.000 titik baru di Indonesia Timur, program tersebut diproyeksikan menjadi pengungkit baru bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

Gambar Gravatar
Wartawan yang menaruh perhatian pada berita daerah dan nasional, perkembangan lokal, dengan fokus pada penyajian informasi yang faktual, terverifikasi, dan dekat dengan kebutuhan pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *