Pemkot Bengkulu Rampungkan 25 Gerai Koperasi Merah Putih, Siap Perkuat Ekonomi Kelurahan

Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memastikan 25 gerai Koperasi Merah Putih telah memasuki tahap finalisasi operasional. Program yang menjadi bagian dari Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) itu disiapkan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, mendukung pelaku UMKM, sekaligus memperluas akses layanan ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nelawati, mengatakan seluruh gerai yang menjadi target pembangunan telah terealisasi secara fisik dan kini difokuskan pada penyelesaian aspek teknis sebelum mulai beroperasi.
“Sampai saat ini yang sudah diresmikan dan masuk tahap finalisasi operasional ada 25 gerai Koperasi Merah Putih. Secara umum, progres pembangunan fisik infrastruktur gerai ini sudah berjalan maksimal dan rampung. Kini fokus pada penataan teknis internal operasional agar saat dibuka nanti pelayanan langsung berjalan optimal,” ujar Nelawati, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, keberadaan gerai Koperasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha simpan pinjam maupun pusat perbelanjaan. Pemkot Bengkulu juga menjadikannya sebagai wadah pemasaran berbagai produk unggulan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Untuk mendukung tata kelola yang profesional, Dinas Koperasi dan UKM menerapkan sistem manajemen berbasis digital. Pencatatan keuangan, pengelolaan inventaris, hingga transaksi di setiap gerai dilakukan melalui platform digital guna meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan.
Selain kesiapan sistem, pemerintah daerah juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang akan mengelola koperasi. Para manajer dan pengurus telah mengikuti pembinaan serta pelatihan teknis agar mampu menjalankan operasional koperasi secara berkelanjutan.
Nelawati menilai kehadiran gerai koperasi di lingkungan kelurahan akan memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau sekaligus memberikan akses pembiayaan usaha yang legal dan transparan.
“Koperasi Merah Putih ini didirikan dari rakyat dan untuk rakyat. Kami ingin UMKM kita naik kelas dengan menitipkan produk mereka di gerai ini. Di sisi lain, masyarakat kelurahan mendapatkan kemudahan akses ekonomi yang legal dan transparan sehingga kemandirian ekonomi berbasis komunitas di Kota Bengkulu benar-benar terwujud,” katanya.
Pemkot Bengkulu optimistis beroperasinya 25 gerai Koperasi Merah Putih akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat kelurahan, memperkuat pemberdayaan UMKM, serta mendukung pengembangan jaringan koperasi modern di Kota Bengkulu.






