Bengkulu – Puncak libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai mendorong lonjakan kunjungan ke kawasan wisata Pantai Panjang, Bengkulu. Memasuki H+3 Lebaran pada Senin (23/3/2026), aparat kepolisian bersama pemerintah daerah turun langsung ke lokasi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga.
Peninjauan lapangan dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono didampingi Dirlantas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin. Mereka memantau situasi di sepanjang garis Pantai Panjang yang mulai dipenuhi wisatawan.
Rombongan meninjau kesiapan personel di Pos Terpadu sekaligus memeriksa arus keramaian masyarakat yang memadati salah satu destinasi unggulan di Kota Bengkulu itu. Selain mengecek pengamanan, jajaran pejabat tersebut juga berjalan kaki menyusuri area pantai untuk menyapa warga yang tengah menikmati libur Lebaran.
Dalam kunjungan itu, Irjen Pol. Mardiyono sempat berbincang dengan sejumlah keluarga yang berwisata. Ia menegaskan kehadiran petugas di lapangan ditujukan untuk memberi rasa aman bagi masyarakat selama masa libur panjang.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat menikmati waktu libur di sini. Kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan rasa tenang, sekaligus mengingatkan agar tetap waspada,” ujar Mardiyono.
Di sisi lain, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat memberi perhatian khusus terhadap potensi bahaya di kawasan pesisir. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak, terutama karena karakteristik Pantai Panjang memiliki arus bawah laut yang cukup kuat.
Menurutnya, petugas juga terus menegaskan larangan mandi di titik-titik rawan yang telah dipasangi rambu peringatan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah insiden di tengah meningkatnya jumlah pengunjung.
“Kondisi ombak di Pantai Panjang sering tidak menentu. Kami meminta kerja sama pengunjung untuk tidak beraktivitas mandi laut demi keselamatan bersama,” tegas Rahmad.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menyebut pemerintah kota telah berkoordinasi lintas sektor selama musim libur panjang. Fokus pengawasan diarahkan pada kebersihan kawasan, ketertiban pedagang, serta pengaturan parkir agar aktivitas wisata tetap tertib.
Ia mengatakan penataan kawasan yang telah dilakukan diharapkan memberi dampak nyata terhadap kenyamanan pengunjung. Pemerintah daerah, kata dia, juga ingin memastikan Pantai Panjang tetap menjadi destinasi yang ramah bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
“Kami bersinergi dengan kepolisian dan stakeholder terkait untuk mengatur parkir dan kebersihan. Kami ingin Pantai Panjang menjadi destinasi yang ramah dan berkesan bagi para wisatawan, baik lokal maupun dari luar provinsi,” kata Nina.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan menuju Pantai Panjang mulai mengalami peningkatan signifikan. Personel gabungan dari Polri, Dinas Perhubungan, dan BPBD disiagakan di sejumlah titik krusial untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di akses masuk kawasan wisata.





