Misbakhun Menguat Jadi Kandidat Ketua OJK, Ini Profil dan Jejak Kariernya
Misbakhun Menguat Jadi Kandidat Ketua OJK, Ini Profil dan Jejak Kariernya (foto: beritabuanaco)

Misbakhun Menguat Jadi Kandidat Ketua OJK, Ini Profil dan Jejak Kariernya

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Jakarta – Kursi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK disebut segera terisi, dengan nama Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengemuka sebagai calon terkuat untuk menduduki posisi strategis tersebut. Informasi ini mencuat di tengah proses transisi kepemimpinan OJK pascapengunduran diri jajaran pimpinan sebelumnya.

Mengutip laporan Katadata.id, dua sumber di level tinggi menyebut politisi Partai Golkar itu berpeluang besar ditunjuk sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK tanpa melalui mekanisme pemilihan Panitia Seleksi. Salah satu sumber menyatakan, “Ketua Komisi XI mau jadi Ketua OJK,” pada Selasa (2/2) malam.

Katadata.id telah berupaya mengonfirmasi kabar tersebut kepada Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Hasan Fawzi serta Mukhamad Misbakhun. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait.

Kekosongan jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK terjadi setelah Mahendra Siregar mengundurkan diri menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan selama dua hari berturut-turut dengan penurunan mencapai 8 persen. Selain Mahendra, tiga pejabat OJK lainnya juga menyatakan mundur, yakni Wakil Ketua Dewan Komisioner Mirza Adityaswara, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek Aditya Jayaantara.

Dalam keterangan pers, OJK menyebut pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral guna mendukung langkah pemulihan di tengah gejolak pasar. Sebagai tindak lanjut, OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK sejak Sabtu (31/1), hingga ditetapkannya ketua definitif.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK, anggota Dewan Komisioner dipilih DPR dari calon yang diusulkan Presiden melalui mekanisme Panitia Seleksi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pembentukan pansel telah dimulai sejak Senin (2/2), dengan target penetapan Ketua OJK definitif dalam satu hingga dua pekan. Ia menegaskan Presiden Prabowo Subianto tidak memberikan arahan khusus terkait nama calon.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan proses seleksi Ketua OJK akan berlangsung terbuka dan transparan, serta menjadi prioritas sebelum pengisian pimpinan Bursa Efek Indonesia.

Di tengah dinamika tersebut, perhatian publik turut tertuju pada profil Misbakhun. Berdasarkan data resmi dari mpr.go.id, Mukhamad Misbakhun merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jawa Timur II, dengan nomor anggota A-324. Ia lahir di Pasuruan, beragama Islam, dan bernaung di Fraksi Partai Golkar.

Riwayat pendidikannya mencakup STAN bidang perpajakan, Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti, Magister Hukum Universitas Gadjah Mada, hingga meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti Jakarta pada 2024. Sebelum berkiprah di politik nasional, Misbakhun pernah berkarier sebagai PNS di Direktorat Jenderal Pajak serta menjabat komisaris di sektor swasta.

Pengalaman panjang di bidang keuangan, perpajakan, dan legislasi menjadi modal utama dalam profil Misbakhun yang kini santer disebut sebagai kandidat Ketua OJK. Penetapan resmi pimpinan OJK ke depan dinilai krusial untuk menjaga stabilitas sektor keuangan nasional di tengah tekanan pasar.

Gambar Gravatar
Wartawan yang menaruh perhatian pada berita daerah dan nasional, perkembangan lokal, dengan fokus pada penyajian informasi yang faktual, terverifikasi, dan dekat dengan kebutuhan pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *