Bengkulu Utara – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, dipastikan segera dimulai pada Oktober 2025. Kepastian itu disampaikan langsung Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Trian Yunanda, S.Pi, M.Sc, saat melakukan koordinasi dan pengawasan di ruang rapat Setdakab Bengkulu Utara, Sabtu (20/9/25).
“Tahap kedua kita lagi ajukan penganggarannya untuk 35 lokasi, harapannya bisa mulai dilaksanakan pada Oktober 2025,” ungkap Trian yang juga Ketua Tim Satgas Pembangunan KNMP.
Ia menegaskan, seluruh anggaran diajukan melalui mekanisme anggaran biaya tambahan (ABT). Menurutnya, pembangunan KNMP dirancang terintegrasi dari hulu ke hilir untuk mentransformasi ruang hidup dan sosial nelayan.
“Dengan penganggaran yang kita usulkan, proses deskresi ini semua melalui ABT. KNMP akan meningkatkan produktivitas, mendorong kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan social engineering,” jelasnya.
Sekretaris Daerah Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP, M.M, menyambut baik kepastian dimulainya pembangunan tersebut.
“Alhamdulillah, kita bersyukur mendapatkan kunjungan langsung dari Ketua Tim Satgas Pembangunan KNMP. Kita sudah dapat kepastian akan segera dimulai, dengan persyaratan yang sudah lengkap,” katanya.
Fitriyansyah menambahkan, proyek pembangunan ini ditargetkan tuntas pada Maret 2026. “Pemerintah daerah siap mendukung agar pembangunan berjalan sesuai jadwal,” tegasnya.
Adapun fasilitas yang akan dibangun dalam proyek KNMP Enggano meliputi:
- Fasilitas pendaratan ikan
- Bengkel nelayan
- Docking kapal
- Kios perbekalan
- Kantor pengelola
- Bale nelayan
- Pabrik es
- Gudang beku
- Mobil berpendingin
- Kapal dan alat tangkap
- Kios kuliner
- Pos jaga
- Gerbang kawasan
- Area parkir
- Tangki air
- Bangunan genset
- Penerangan
- Instalasi pengolahan air limbah
- Fasilitas pendukung lainnya





