Bengkulu – Anggota Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Provinsi Bengkulu, Heryandi Amin, melontarkan kritik tajam kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Bengkulu, Eka Joni. Dalam forum silaturahmi dan dialog insan olahraga di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Minggu (4/5/2025), Heryandi menyebut Eka Joni gagal memajukan dunia olahraga di Bengkulu.
“Atlet Bengkulu sekarang kualitasnya menurun karena tidak ada pembinaan yang jelas. Mereka baru latihan ketika mau ikut Kejurda, Porwil, atau PON. Saya tidak melihat ada langkah konkret dari bapak selaku Kadispora. Kalau memang tidak sanggup, lebih baik mundur saja,” tegas Heryandi di hadapan para peserta.
Tak hanya itu, Heryandi juga menyoroti kondisi internal KONI Bengkulu yang selalu memanas di akhir masa jabatan ketuanya. Ia menilai konflik yang berulang justru menghambat kemajuan olahraga daerah.
“Setiap akhir masa jabatan Ketua KONI, selalu muncul mosi tidak percaya. Malu kita. Seharusnya kita saling dukung, bukan saling serang,” ujarnya.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi perpecahan antar insan olahraga di Bengkulu. Menurutnya, situasi yang kondusif sangat diperlukan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“PON Sumut-Aceh kemarin Bengkulu nyaris jadi juru kunci. Ini tamparan keras dan PR besar untuk kita semua,” tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kadispora Eka Joni, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, serta Ketua Pengcab seluruh cabang olahraga se-Provinsi Bengkulu.





