Alaku

Helmi Hasan Lepas Kloter Terakhir Haji Bengkulu, Pesan Khusyuk dan Doakan Daerah

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melepas kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Antara Bengkulu, Selasa (28/4)(foto:anto)

BengkuluGubernur Bengkulu Helmi Hasan melepas kloter terakhir jamaah haji Embarkasi Antara Bengkulu, Selasa (28/4), dengan pesan kuat agar para jamaah menjaga kekhusyukan ibadah sekaligus mendoakan daerah selama berada di Tanah Suci.

Di hadapan 167 jamaah yang akan berangkat, Helmi menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan suci yang harus dijalani dengan penuh keikhlasan. Ia mengingatkan seluruh jamaah merupakan tamu Allah sehingga momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah.

“Perjalanan ini suci karena Allah. Semua yang berangkat adalah tamu-Nya, maka fokuslah beribadah,” ujar Helmi Hasan.

Ia juga menitipkan pesan khusus agar para jamaah tidak melupakan Bengkulu. Menurutnya, doa dari Tanah Suci memiliki makna penting bagi keberkahan daerah.

“Jangan lupa doakan daerah kita agar selalu mendapat keberkahan,” katanya.

Selain itu, Helmi mendorong jamaah memperbanyak amalan selama menjalankan ibadah haji, termasuk mengkhatamkan Al-Qur’an serta menjaga kebersamaan dan saling membantu antarjamaah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Intihan menyampaikan bahwa pelepasan ini merupakan kloter terakhir jamaah haji asal Bengkulu tahun 2026.

“Total jamaah pada kloter ini berjumlah 167 orang dari berbagai kabupaten dan kota,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali dalam kondisi sehat, dan meraih predikat haji mabrur.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini telah memasuki tahap akhir. Total jamaah yang diberangkatkan mencapai 1.354 orang.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji 1447 H/2026 M yang dipimpin Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Khairil Anwar di Asrama Haji Bengkulu pada 14 April lalu.

Dalam arahannya, Khairil menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kesiapan transportasi, hingga koordinasi lintas instansi.

Dengan penerapan sistem kuota nasional, pemerintah daerah melakukan penyesuaian teknis agar proses keberangkatan hingga pemulangan jamaah tetap berjalan lancar, aman, dan nyaman.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan