Bengkulu – Kunjungan Kepala Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu, Gunawan, ke Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat Pulau Enggano yang tengah menjalani perawatan medis, Senin 9 Juni 2025. Dalam kunjungan itu, Gunawan memastikan pasien dari Enggano telah mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
“Alhamdulillah kita bisa membesuk keluarga kita dari Pulau Enggano yang dirawat di RSMY, dan mereka mendapatkan fasilitas kesehatan yang memadai tanpa kekurangan,” ujar Gunawan.
Rumah Singgah Khairunisa Jadi Solusi Akomodasi Keluarga Pasien
Gunawan juga menyampaikan pesan dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan agar keluarga pasien dari Enggano memanfaatkan fasilitas Rumah Singgah Khairunisa yang lokasinya tidak jauh dari RSMY. Rumah singgah ini berada di dekat Kantor PDAM Kota Bengkulu, hanya sekitar 200 meter dari rumah sakit, sehingga dapat menjadi tempat istirahat bagi keluarga pasien yang mendampingi.
“Pesan Gubernur untuk keluarga pasien dari Pulau Enggano bisa menempati Rumah Singgah Khairunisa yang jaraknya dekat dengan RSMY,” jelas Gunawan kepada keluarga pasien.
Pemkot Bengkulu: Kami Siap Dukung dan Fasilitasi
Rencana Gubernur ini pun disambut baik oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitha Situmorang, menyatakan bahwa Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi telah menginstruksikan Dinsos untuk mempersiapkan kamar dan seluruh kebutuhan di rumah singgah.
“Kita sudah siap, dan Pak Wali Kota yang mengkoordinir tim untuk menyiapkan semua kelengkapan. Pemerintah Kota Bengkulu siap menerima saudara kita dari Enggano,” tegas Sahat saat ditemui di Rumah Singgah bersama staf Dinsos.
Dinsos Kota Bengkulu juga telah melakukan pembersihan kamar untuk mengantisipasi jika ada kebutuhan mendesak, walaupun pasien memiliki keluarga di kota. Menurut Sahat, ini adalah bentuk nyata sinergi antara Pemprov dan Pemkot Bengkulu.
“Kita tetap siapkan lokasi dan membersihkan kamar-kamar, kita siap melayani masyarakat. Ini bentuk sinergitas antara Pemprov dan Pemkot,” ujar Sahat.





