Festival Pantai Panjang 2026 Siap Digelar, Expo UMKM 2,3 Kilometer Jadi Daya Tarik Utama

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu memastikan Festival Pantai Panjang 2026 akan digelar pada 24–26 Juli mendatang di kawasan Pasir Putih, Jalan Pariwisata. Mengusung tema Semarak Pesisir Bengkulu, ajang ini diproyeksikan menjadi penggerak sektor pariwisata sekaligus memperkuat ekonomi kreatif melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.
Festival yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Bengkulu berkolaborasi dengan Polresta Bengkulu dan King Pro Event Organizer itu mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing. Berbagai rangkaian kegiatan disiapkan untuk menarik wisatawan serta menghidupkan kawasan pesisir selama tiga hari pelaksanaan.
Salah satu program unggulan yang menjadi fokus penyelenggaraan tahun ini adalah Expo UMKM Pesisir yang membentang sepanjang 2,3 kilometer. Area tersebut disiapkan sebagai ruang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat dan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin mengatakan, festival tahun ini dirancang agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha di kawasan pesisir.
“Festival Pantai Panjang tahun ini adalah momentum penting bagi kebangkitan ekonomi kreatif kita. Melalui Expo UMKM Pesisir yang membentang sepanjang 2,3 kilometer, kami memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk unggulan mereka langsung kepada wisatawan. Kami ingin memastikan roda ekonomi masyarakat pesisir berputar lebih cepat lewat event ini,” ujar Nina, Selasa (14/7/2026).
Selain menghadirkan pusat promosi UMKM, lokasi penyelenggaraan di kawasan Pasir Putih dipilih untuk menonjolkan panorama Pantai Panjang sebagai salah satu ikon wisata Kota Bengkulu. Pemerintah berharap daya tarik alam tersebut mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan selama festival berlangsung.
Beragam agenda seni, budaya, dan edukasi juga telah disiapkan untuk memeriahkan acara. Di antaranya pertunjukan Tari Kolosal dan musik tradisi yang melibatkan ratusan penari lokal, Pameran Telong-Telong, program Explore City Tourism untuk mengenalkan destinasi wisata Kota Bengkulu, serta kegiatan kreatif berupa Live Mural dan lomba mewarnai bagi anak-anak.
Menurut Nina, seluruh rangkaian acara dirancang agar mampu menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati semua kalangan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para pengunjung.
“Kami mengemas acara ini secara komprehensif. Ada unsur tradisi seperti Tari Kolosal dan Pameran Telong-Telong, tapi kami juga memasukkan unsur modern dan edukatif seperti Live Mural serta lomba mewarnai untuk anak-anak. Sesuai dengan arahan dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, festival ini harus menjadi pesta rakyat yang inklusif, menghibur, sekaligus mengedukasi,” katanya.
Pemerintah Kota Bengkulu optimistis Festival Pantai Panjang 2026 akan menarik puluhan ribu pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan, ketertiban, dan keramahan selama pelaksanaan kegiatan agar kenyamanan pengunjung tetap terjaga. Festival ini turut didukung sejumlah mitra strategis, termasuk Imagi Creat Project, untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung secara profesional.






