Menurut Febrian, yang merupakan alumni SMPN 4 Kota Bengkulu, bayaran untuk tampil di luar daerah memang lebih tinggi. Hal ini disebabkan oleh penghargaan yang lebih besar dari daerah lain terhadap artis yang lahir melalui ajang pencarian bakat. Meskipun demikian, Febrian menegaskan bahwa tarif untuk tampil di daerah sendiri tidak akan menjadi masalah. Bahkan, ia pernah tampil secara gratis saat diundang oleh teman di Bengkulu.
“Kalau soal bayaran, kami sebagai putra daerah tentu tidak akan mematok tarif yang mahal untuk mengisi acara di daerah sendiri. Kami tetap tampil dan memberikan penampilan terbaik meskipun bayaran yang diberikan tidak seberapa,” jelasnya.
Febrian juga menyoroti pentingnya dukungan dari pemerintah daerah dalam memberdayakan artis lokal. Ia berharap pemerintah daerah bisa lebih proaktif dalam melibatkan artis lokal, terutama saat acara-acara besar seperti HUT Kota Bengkulu.
“Apalagi kami pernah membawa harum nama daerah di ajang seperti Bintang Pantura dan berbagai ajang pencarian bakat lainnya. Saat ini, dalam momen pesta demokrasi Pilkada serentak, kami berharap penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, Partai Politik, dan para kandidat Cakada bisa lebih memberdayakan artis lokal untuk ikut menyukseskan Pilkada serentak tahun 2024,” pungkas Febrian.














