Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi secara resmi melepas 1.231 jemaah haji musim 2026 dalam prosesi di Pendopo Merah Putih, Selasa (21/4). Pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Momentum ini tak hanya diwarnai suasana haru, tetapi juga kejutan dari pemerintah kota. Dedy menyerahkan seragam batik khusus kepada seluruh jemaah, yang dirancang eksklusif oleh sang istri untuk memperkuat identitas daerah selama di Tanah Suci.
Menurut Dedy, pemberian batik tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kekompakan sekaligus menampilkan ciri khas Kota Bengkulu di tengah jutaan jemaah dari berbagai negara.
“Hari ini kita melepas 1.231 jemaah haji Kota Bengkulu. Untuk memberikan nuansa kekhasan kota dan menjaga kekompakan, kami memberikan seragam batik khusus,” ujar Dedy di hadapan para jemaah.
Ia menyebut respons jemaah sangat antusias saat menerima seragam tersebut. Banyak di antaranya mengaku terkejut sekaligus bangga dengan perhatian yang diberikan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, semua jemaah senang dan terkejut dengan persembahan ini. Tujuan pemerintah adalah bagaimana membuat masyarakat bahagia,” lanjutnya.
Selain itu, Dedy juga menitipkan pesan dan doa agar seluruh jemaah diberi kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air.
“Saya doakan semua jemaah sehat, ibadahnya lancar, dan pulang bersama dalam keadaan selamat. Jangan lupa doakan Kota Bengkulu agar semakin maju dan religius,” katanya.
Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, di mana para jemaah tampak kompak mengenakan seragam batik baru yang menjadi simbol kebersamaan mereka selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.





