Bupati Seluma Teddy Rahman Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas, Perdalam Tata Kelola hingga Studi ke Singapura

Seluma – Bupati Seluma Teddy Rahman, S.E., M.M., terpilih sebagai satu dari 25 kepala daerah di Indonesia yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) pada 15–28 Juli 2026.
Program hasil kolaborasi Lemhannas RI, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Purnomo Yusgiantoro Center tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para kepala daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan serta tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks.

Selama mengikuti KPPD, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai berbagai isu strategis, mulai dari wawasan kebangsaan, penguatan kepemimpinan, pembangunan integritas, geopolitik, hingga arah kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Tak hanya itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut memberikan materi pendidikan antikorupsi sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Memasuki pekan kedua, seluruh peserta dijadwalkan mengikuti program pembelajaran di Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore. Kegiatan ini difokuskan pada studi praktik terbaik penyelenggaraan pemerintahan, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.
Berbagai sektor menjadi materi pembelajaran, di antaranya pengelolaan pendidikan, layanan kesehatan, sistem pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Teddy Rahman mengatakan kesempatan mengikuti KPPD menjadi kehormatan sekaligus ruang untuk memperluas wawasan dalam memperkuat kepemimpinan daerah.
“Berbagai pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik yang diperoleh selama mengikuti KPPD ini akan menjadi bekal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong inovasi pembangunan di Kabupaten Seluma,” ujar Teddy Rahman.
Ia berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program tersebut dapat diimplementasikan di Kabupaten Seluma sehingga mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sebagai tindak lanjut program, setiap peserta juga diwajibkan menyusun proyek unggulan (capstone project) yang akan diterapkan di daerah masing-masing sebagai bentuk implementasi hasil pembelajaran sekaligus mendorong inovasi pembangunan daerah. (ADV)






