Bedah Rumah Mangkrak di Rejang Lebong, Warga Ancam Datangi Kantor Pemda
Rusmin, salah satu warga penerima Program Bedah Rumah tahun 2024 di Desa Belumai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (3/9/25)(foto: Jepri Irwansya/repoeblik.com)

Bedah Rumah Mangkrak di Rejang Lebong, Warga Ancam Datangi Kantor Pemda

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Rejang Lebong – Program Bedah Rumah tahun 2024 di Kabupaten Rejang Lebong masih menuai sorotan. Sedikitnya 20 unit rumah di Desa Belumai I, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), mangkrak hingga lebih dari satu tahun, meninggalkan kekecewaan bagi warga penerima bantuan.

Rusmin, salah satu warga penerima, mengaku rumahnya dibongkar pada 2024, namun pembangunan tidak pernah selesai.

“Sudah setahun lebih rumah saya terbengkalai. Selama musim hujan kondisi semakin sulit, rumah hanya beralaskan tanah dan kayu rapuh,” kata Rusmin, Rabu (3/9/25).

Kondisi serupa dialami Rudi Hartono, penerima bantuan lainnya. Ia mengaku terpaksa melanjutkan pembangunan dengan biaya pribadi karena tak kunjung ada kepastian dari pemerintah.

“Saya meminjam Rp10 juta untuk melanjutkan rumah yang terbengkalai. Sampai sekarang hutang itu belum terbayar, sedangkan dana bantuan belum cair,” jelasnya.

Menanggapi keresahan warga, Kepala Dusun Desa Belumai I, Wawan Sopian, menyatakan akan mengambil langkah tegas.

“Jika dalam 10 hari tidak ada kejelasan mengenai program ini, warga bersama perangkat desa akan mendatangi kantor pemerintah,” tegasnya.

Hingga kini, pemerintah daerah belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan terhentinya program bedah rumah tersebut.

Gambar Gravatar
Jurnalis daerah yang fokus pada berita lapangan, perkembangan wilayah, dan berbagai kejadian penting dengan komitmen menghadirkan informasi yang cepat dan dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *