Bengkulu – DPW BAMAGNAS (Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional) Provinsi Bengkulu menjadwalkan rapat perdana bersama seluruh gereja di Bengkulu pada Senin (6/4/2026) untuk menyosialisasikan agenda pemerintah daerah yang berkaitan langsung dengan umat Kristiani.
Ketua DPW BAMAGNAS Provinsi Bengkulu Moses Sinaga, S.Th., M.M. mengatakan, forum tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas amanah yang diberikan Gubernur Bengkulu kepada organisasinya. BAMAGNAS, kata dia, diminta menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan program-program strategis kepada gereja-gereja di daerah.
“Kami sebagai organisasi yang diberi amanah oleh Bapak Gubernur, Senin besok DPW BAMAGNAS akan mengundang seluruh gereja untuk mensosialisasikan apa yang menjadi agenda besar Bapak Gubernur,” kata Sinaga saat diwawancarai, Jumat (3/4/2026).
Menurut Sinaga, undangan rapat sudah mulai disebarkan kepada gereja-gereja agar para pendeta maupun perwakilan jemaat dapat hadir. Ia menyebut, pertemuan itu akan menjadi ruang awal untuk menyampaikan berbagai kebijakan dan rencana pemerintah yang menyentuh umat Kristiani di Provinsi Bengkulu.
Rapat tersebut, lanjut dia, akan melibatkan gereja-gereja dari tingkat kota hingga kabupaten/kota. Langkah itu dilakukan agar informasi yang sebelumnya telah disampaikan gubernur kepada DPW BAMAGNAS dapat diteruskan secara utuh kepada seluruh elemen gereja.
“Kami hari Senin merencanakan untuk melakukan rapat perdana, memanggil seluruh gereja-gereja, mensosialisasikan apa yang telah disampaikan Pak Gubernur kepada DPW BAMAGNAS,” ujarnya.
Ia menegaskan, BAMAGNAS saat ini memegang peran sebagai partner pemerintah daerah dalam membantu mengimplementasikan visi gubernur, khususnya yang berkaitan dengan umat Kristiani se-Provinsi Bengkulu. Karena itu, rapat perdana ini dinilai penting sebagai pintu awal koordinasi antara pemerintah dan gereja.
Di sisi lain, BAMAGNAS juga berharap keterlibatan gereja-gereja dari berbagai wilayah dapat memperkuat komunikasi lintas daerah. Dengan begitu, agenda pemerintah tidak hanya dipahami bersama, tetapi juga bisa dipersiapkan pelaksanaannya secara bertahap di masing-masing wilayah.
Sinaga menambahkan, forum yang digelar awal pekan depan itu bukan sekadar pertemuan seremonial. Menurutnya, rapat ini menjadi langkah awal membangun sinergi yang lebih terarah antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah.
“Sebagai partner pemerintah untuk mengimplementasikan visi-visi Pak Gubernur terhadap umat Kristiani se-Provinsi Bengkulu,” kata Sinaga menegaskan.
DPW BAMAGNAS berharap rapat perdana tersebut dapat menjadi momentum memperkuat kebersamaan antargereja sekaligus mempercepat penyebaran informasi terkait kebijakan pemerintah daerah. Dengan mekanisme itu, seluruh gereja di Bengkulu diharapkan mengetahui arah program yang tengah disiapkan pemerintah untuk umat Kristiani.





