Bengkulu – Pengelolaan zakat dan sedekah di Kota Bengkulu menunjukkan dampak nyata bagi masyarakat kurang mampu, setelah sinergi Pemerintah Kota Bengkulu dan BAZNAS berhasil menyalurkan bantuan kepada puluhan ribu penerima sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data BAZNAS Kota Bengkulu, sebanyak 17.122 warga yang tergolong dalam 8 Asnaf menerima manfaat dari berbagai program sosial dan kemanusiaan. Capaian tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan sosial di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing yang menitikberatkan pelayanan publik berbasis kemaslahatan umat.
Program bantuan ini ditopang oleh dua sumber pendanaan utama. Pertama berasal dari pemotongan zakat penghasilan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Kedua melalui gerakan sedekah harian sebesar Rp2.000 yang secara konsisten dilakukan jajaran Pemkot Bengkulu.
Ketua BAZNAS Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf menyebut gerakan sedekah harian tersebut sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan berbagi secara berkelanjutan. Meski nilainya kecil, akumulasi dana yang terkumpul dinilai mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat penerima manfaat.














