Bengkulu – Sebanyak 104 perusahaan di Provinsi Bengkulu menyatakan komitmennya untuk mendukung Program Bantu Rakyat yang diinisiasi oleh Gubernur Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian. Dukungan ini diberikan melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Perusahaan bukan hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus berperan dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Helmi saat Temu Pelaku Usaha se-Provinsi Bengkulu dan Pengukuhan Pengurus Forum TSP di Balai Raya Semarak, Rabu (14/5).
Helmi menjelaskan bahwa Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TSP) adalah istilah baru yang digunakan untuk menyebut CSR. Melalui Forum TSP, diharapkan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dapat diperkuat, sehingga manfaatnya lebih tepat sasaran.
“Salah satu contoh nyata adalah pengadaan ambulans untuk daerah-daerah terpencil. Ini penting agar masyarakat bisa lebih cepat mengakses layanan kesehatan,” tambah Helmi.
Lebih lanjut, TSP juga diharapkan berperan aktif dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, infrastruktur, hingga pelatihan keterampilan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, M. Zen Sunardi dari PT Roda Teknindo Pura Jaya resmi dikukuhkan sebagai Ketua Forum TSP Provinsi Bengkulu bersama jajaran pengurus lainnya.
“Kami menyadari tanggung jawab ini besar. Forum ini akan menjadi ruang kolaborasi untuk menyusun dan menjalankan program sosial dengan semangat transparansi dan gotong royong,” kata Zen dalam sambutannya.





