Alaku

Update: Hingga Dini Hari Korban Keracunan MBG di Lebong Tembus 350 Orang

Saat korban dugaan keracunan mulai berdatangan di RSUD Lebong, Rabu siang (27/8/25)(foto: Aan Ade Putra/repoeblik.com)

Lebong – Jumlah korban dugaan keracunan massal usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong terus bertambah. Hingga Kamis dini hari (28/8/25), laporan yang diterima redaksi menyebutkan total korban telah menembus kurang lebih 350 orang, terdiri dari siswa TK, SD, hingga SMP.

Sebelumnya, pada Rabu siang (27/8/25), puluhan siswa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong setelah mengalami gejala muntah-muntah, pusing, dan lemas usai menyantap menu MBG. Jumlah korban terus bertambah hingga malam hari, bahkan beberapa di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif.

Plt Direktur RSUD Lebong, dr. Rendra, membenarkan bahwa pihaknya menangani lonjakan pasien secara darurat. Tim medis juga melakukan koordinasi dengan sejumlah puskesmas untuk menangani korban yang tidak tertampung di RSUD.

Sementara itu, pihak penyedia dapur MBG yang diwakili Bartin Azib menegaskan bahwa proses penyiapan makanan telah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari pembelian bahan baku hingga proses peracikan menu.

“Setiap bahan baku dicek kelayakan hingga dipastikan aman untuk dikonsumsi. Namun memang ada beberapa bahan yang diorder dari luar, seperti mi, bakso, dan tahu, yang kini sedang diuji laboratorium,” jelas Bartin.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai jenis makanan apa yang diduga menjadi pemicu keracunan massal tersebut. Kasus ini mendapat perhatian luas masyarakat, mengingat program MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah untuk meningkatkan gizi siswa di sekolah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan