Alaku

Satpol PP Ingatkan Pengunjung Festival Tabot Waspada Pencopet, Modus Tas Disilet Marak

Satpol PP Tertibkan Listrik Ilegal PKL di Pasar Panorama, 26/1/26

Bengkulu – Maraknya aksi pencopetan dengan modus menyilet tas pengunjung mewarnai pelaksanaan Festival Tabot 2026 di Kota Bengkulu. Menyikapi banyaknya laporan korban, Satpol PP Kota Bengkulu mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama berada di kawasan festival.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan para pelaku memanfaatkan padatnya kerumunan pengunjung untuk melancarkan aksi kejahatan. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung Festival Tabot 2026 agar selalu berhati-hati dan menjaga barang bawaannya dengan ketat. Modus menyilet tas ini memanfaatkan kelengahan korban di tengah kerumunan massa. Oleh karena itu, posisikan tas di bagian depan tubuh agar lebih mudah diawasi,” ujar Sahat, Minggu (21/6/2026).

Ia menegaskan personel Satpol PP tetap bersiaga di sejumlah titik keramaian selama rangkaian Festival Tabot berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi gangguan ketenteraman masyarakat sekaligus menjaga ketertiban umum.

Selain meningkatkan kewaspadaan, pengunjung juga diminta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan atau menjadi korban tindak kriminal. Menurut Sahat, petugas yang berjaga di lokasi siap menerima laporan dan menindaklanjutinya secepat mungkin.

“Anggota Satpol PP Kota Bengkulu selalu siaga di titik-titik keramaian festival. Jika masyarakat mengalami atau melihat tindakan kriminal seperti pencopetan ini, segera laporkan kepada petugas kami yang sedang berjaga di lapangan agar bisa segera ditindaklanjuti demi kenyamanan kita bersama,” tegasnya.

Di sisi lain, Satpol PP juga mengingatkan masyarakat agar tidak membawa barang berharga secara berlebihan saat menghadiri festival. Pengunjung juga disarankan tetap bersama rombongan agar dapat saling mengawasi selama menikmati rangkaian kegiatan.

Tak hanya itu, Sahat mengimbau masyarakat memarkirkan kendaraan di lokasi parkir resmi dan menggunakan kunci pengaman tambahan sebelum meninggalkan kendaraan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko tindak kejahatan.

Melalui sinergi antara kesiapsiagaan petugas dan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, Satpol PP berharap seluruh rangkaian Festival Tabot 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga penutupan acara.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan