Rejang Lebong – Polres Rejang Lebong mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan indikasi penimbunan sembako di wilayah mereka. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga sembako di pasar dan mencegah adanya kelangkaan atau lonjakan harga yang merugikan masyarakat.
Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Rejang Lebong, Aipda Rinto Sahrizal SH, menyatakan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap pasar-pasar tradisional, toko grosir, dan gudang penyimpanan sembako. Pemantauan ini bertujuan untuk memastikan stok bahan pokok tetap aman dan distribusinya berjalan lancar.
“Kami meminta peran aktif masyarakat. Jika ada yang mencurigai adanya penimbunan sembako, segera laporkan ke pihak kepolisian agar dapat kami tindaklanjuti. Penimbunan sembako jelas melanggar hukum dan dapat merugikan banyak pihak,” ujar Aipda Rinto, Minggu (10/8).
Pengawasan ini juga sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kelangkaan atau lonjakan harga yang tidak wajar. Penimbunan sembako, menurutnya, tidak hanya merugikan konsumen, tetapi juga dapat mengganggu perekonomian daerah. “Kami pastikan akan menindak tegas pelaku penimbunan sembako. Mari kita sama-sama menjaga agar harga dan stok tetap stabil demi kepentingan bersama,” tambahnya.
Kamtibmas di Wilkum Polsek Kota Padang Terkendali
Sementara itu, Kapolsek Kota Padang, Iptu Muhammad Azhara.K, SH, memastikan bahwa situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukumnya aman dan terkendali. Menjelang peringatan HUT RI ke-80, masyarakat di Kecamatan Kota Padang dan Kecamatan Sindang Beliti Ilir menunjukkan antusiasme yang tinggi.
“Alhamdulillah, menjelang HUT RI, situasi di wilayah Polsek Kota Padang aman dan terkendali,” kata Kapolsek Azhara. Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat yang telah mengibarkan bendera merah putih di depan rumah masing-masing, serta pelajar yang mulai bersiap untuk lomba gerak jalan dan berbagai perlombaan Agustusan lainnya.
Meski beredar isu terkait penggunaan bendera one piece, Kapolsek menegaskan bahwa isu tersebut tidak mempengaruhi antusiasme masyarakat di wilayahnya. “Masyarakat tetap antusias menyambut hari Kemerdekaan,” pungkasnya.





