Alaku

Pemdes Jawi dan Warga Gelar Pemeliharaan Jalan Usaha Tani, Akses Kebun Kian Terjaga

Pemerintah Desa Jawi, Kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur, bersama masyarakat menggelar gotong royong pemeliharaan jalan usaha tani pada Senin (6/7/2026).(foto:fraky)

KaurPemerintah Desa Jawi, Kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur, bersama masyarakat menggelar pemeliharaan jalan usaha tani pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Desa Jawi, Yendra Haito, itu difokuskan pada pembersihan ruas jalan menuju kawasan pertanian guna menjaga kelancaran aktivitas warga.

Aksi bersama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa mempertahankan kondisi infrastruktur yang menjadi jalur utama masyarakat menuju lahan perkebunan. Selain membersihkan rumput liar yang menutupi badan jalan, kegiatan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

Pemdes Jawi dan Warga Gotong Royong Rawat Jalan Usaha Tani, Akses Kebun Kian Terjaga
Pemerintah Desa Jawi, Kecamatan Kinal, Kabupaten Kaur, bersama masyarakat menggelar pemeliharaan jalan usaha tani pada Senin (6/7/2026).(foto:fraky)

Yendra Haito mengatakan partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga akses jalan usaha tani agar tetap layak dilalui. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga perlu terus dipelihara sebagai budaya yang telah mengakar di Desa Jawi.

“Terima kasih kepada seluruh warga Desa Jawi atas antusiasnya membersihkan jalan menuju usaha tani di desa kita tercinta. Semoga ke depan semangat kebersamaan dalam menjaga jalan usaha tani maupun kebersihan lingkungan desa dapat terus kita tingkatkan,” ujar Yendra.

Pemeliharaan jalan usaha tani dinilai memiliki peran penting karena mendukung mobilitas masyarakat menuju kebun sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi warga. Jalan yang bersih juga membantu mengurangi potensi gangguan keselamatan bagi pengendara, khususnya sepeda motor yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Di Desa Jawi, kegiatan ini telah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan. Seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemuda hingga orang tua, dilibatkan dalam pekerjaan membersihkan akses menuju kawasan pertanian sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap fasilitas desa.

Sebelum kegiatan dilaksanakan, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat lebih dahulu menggelar musyawarah untuk menentukan jadwal dan pembagian pekerjaan. Warga kemudian secara sukarela melakukan pembersihan, termasuk menebas rumput liar yang menutupi badan jalan.

Pemerintah desa juga berperan mendukung kelancaran kegiatan dengan menyediakan berbagai peralatan yang dibutuhkan, seperti mesin pemotong rumput, parang, dan perlengkapan lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjaga kondisi jalan usaha tani tetap baik sekaligus memperkuat solidaritas masyarakat dalam merawat lingkungan desa. (ADV)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan