Nellawati Perkuat Sinergi UMKM, Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Kelurahan
Nellawati Perkuat Sinergi UMKM, Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Kelurahan (foto ilustrasi by AI)

Nellawati Perkuat Sinergi UMKM, Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Kelurahan

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

BengkuluDinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu mempercepat penguatan peran Koperasi Merah Putih dengan melibatkan pelaku UMKM sebagai mitra utama, sekaligus menargetkan operasional serentak gerai koperasi pada Juli 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu, Nellawati, mengatakan kolaborasi ini menjadi kunci agar koperasi tidak sekadar berjalan administratif, tetapi benar-benar menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.

“Melalui sinergi ini, kita ingin Koperasi Merah Putih benar-benar hidup. Kebutuhan pokok masyarakat seperti sembako hingga pangan bisa terpenuhi di sini,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan, koperasi tersebut juga diproyeksikan berkembang ke sektor lain seperti layanan keuangan, apotek, hingga klinik, sehingga mampu menjawab kebutuhan warga secara menyeluruh.

Di sisi lain, keterlibatan UMKM dinilai strategis untuk memastikan perputaran ekonomi terjadi langsung di lingkungan masyarakat.

“UMKM akan kita libatkan sebagai mitra. Koperasi menjadi tempat mereka berjualan sehingga ekonomi bergerak di wilayah masing-masing,” kata Nellawati.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemetaan terhadap UMKM yang siap bergabung, disesuaikan dengan lokasi koperasi di 67 kelurahan guna memastikan kesiapan produk dan distribusi.

Sejalan dengan itu, pembangunan fisik gerai Koperasi Merah Putih juga terus dipercepat. Dari total 25 gerai yang direncanakan, progres rata-rata telah melampaui 50 persen.

Bahkan, satu gerai di Kelurahan Kampung Melayu telah rampung sepenuhnya dan siap difungsikan.

“Rata-rata progres pembangunan sudah di atas 50 persen, dan satu gerai sudah selesai 100 persen di Kampung Melayu. Kami optimistis seluruh gerai dapat beroperasi pada Juli mendatang,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama terkait ketersediaan lahan yang memenuhi syarat minimal 600 meter persegi serta kesiapan bangunan.

Pemerintah Kota Bengkulu kini mengintensifkan koordinasi lintas sektor untuk mengatasi hambatan tersebut, termasuk percepatan legalitas lahan.

Dengan kombinasi penguatan UMKM dan percepatan pembangunan, Pemkot Bengkulu berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan di tingkat kelurahan.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *