Dedy Wahyudi Tekankan Disiplin ASN, Pastikan TPP Tetap Dibayar Tepat Waktu

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus membangun budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) yang profesional melalui sosialisasi program peningkatan kesejahteraan serta disiplin dan kode etik ASN. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Hidayah I Kantor Wali Kota Bengkulu, Senin (15/6).
Sosialisasi dibuka langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala subbagian, serta perwakilan PT Taspen dan BPJS. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyeimbangkan pemenuhan hak ASN dengan peningkatan kualitas kinerja aparatur.
Dalam arahannya, Dedy menegaskan kesejahteraan ASN tetap menjadi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu. Namun, ia mengingatkan setiap pegawai harus mengimbanginya dengan rasa syukur, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas.
Menurut Dedy, salah satu harapan terbesar ASN sejak dirinya menjabat sebagai wali kota adalah pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) secara tepat waktu. Ia memastikan komitmen tersebut terus dijaga meski pemerintah melakukan penyesuaian anggaran.
“Saya bertanya kepada ASN apa yang menjadi harapan mereka. Tidak banyak, mereka hanya ingin TPP dibayarkan tepat waktu. Walaupun ada penyesuaian anggaran karena efisiensi, kita patut bersyukur karena TPP Kota Bengkulu masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Bengkulu dan selalu dibayarkan tepat waktu,” ujar Dedy.
Ia juga menekankan pentingnya setiap ASN memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi) agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. Menurutnya, kesadaran terhadap tanggung jawab menjadi kunci terciptanya birokrasi yang efektif dan profesional.
“Kita harus belajar bertanggung jawab dengan tugas masing-masing. Kalau tidak memahami tupoksi, maka pekerjaan tidak akan maksimal. Saya ingin kita bekerja dengan hati dan benar-benar sadar akan tugas yang diamanahkan,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BKPSDM Kota Bengkulu, Achrawi, menjelaskan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai berbagai program peningkatan kesejahteraan ASN sekaligus memperkuat implementasi disiplin dan kode etik di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Ia menambahkan, peserta kegiatan tahap pertama terdiri atas seluruh kepala OPD dan kepala subbagian. Sementara itu, sosialisasi lanjutan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dijadwalkan berlangsung pada 17 dan 18 Juni 2026 di Gedung Merah Putih.
Menutup arahannya, Dedy mengapresiasi kontribusi ASN terhadap capaian pembangunan daerah, termasuk pertumbuhan ekonomi Kota Bengkulu yang mencapai 5,56 persen atau berada di atas rata-rata nasional. Ia berharap seluruh ASN semakin solid, menjaga integritas, dan terus bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Bengkulu.






