Kadinkes Rejang Lebong: Warga Lembak Cinta Damai, Ormas Lembak Bersatu Siap Dukung Distribusi Obat
Organisasi Masyarakat (Ormas) Lembak Bersatu saat mengunjungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (17/9/25)(foto: Arman Suri/repoeblik.com)

Kadinkes Rejang Lebong: Warga Lembak Cinta Damai, Ormas Lembak Bersatu Siap Dukung Distribusi Obat

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Rejang Lebong – Setelah sempat viral kabar mobil operasional farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong nyaris dibegal di wilayah Binduriang, yang kemudian dibantah pihak kepolisian, kini Dinkes Rejang Lebong mendapat dukungan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Lembak Bersatu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong menegaskan bahwa masyarakat Lembak pada dasarnya adalah pecinta kedamaian. Ia pun menyambut baik komitmen Ormas Lembak Bersatu yang siap mendampingi distribusi obat ke wilayah Lembak.

“Terima kasih telah berkunjung ke sini. Kami bangga karena masyarakat Lembak masih ada yang peduli tentang keamanan di Lembak. Kami juga menghaturkan maaf apabila ada keluarga besar Lembak yang merasa dirugikan atas pemberitaan yang sempat ramai, padahal sejatinya masyarakat Lembak cinta damai,” ujar Kadinkes.

Ketua Umum Ormas Lembak Bersatu, Heri R.A atau yang akrab disapa Wak Ujang, menyampaikan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Alhamdulillah kami diterima dengan baik. Banyak hal yang kami bicarakan, salah satunya Ormas Lembak Bersatu siap mendampingi pengantaran obat dari Dinkes ke wilayah Lembak bila diminta. Harapan kami, ke depan tidak perlu ada rasa takut berlebihan untuk melintasi wilayah Lembak, karena pada dasarnya masyarakat Lembak cinta kedamaian,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, hadir pula Ketua Harian Arman Suri dan Sekretaris Umum Zainudin S.Kep. Silaturahmi ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga memastikan kelancaran distribusi layanan kesehatan di Kabupaten Rejang Lebong.

Sebelumnya, Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT), AKP Mansyur Daud Manalu, telah menegaskan bahwa kabar percobaan begal yang viral di media sosial tidak benar. Menurutnya, insiden yang terjadi hanyalah permintaan uang rokok oleh seseorang, bukan aksi begal.

“Diluruskan, tadi ketemu dengan korban juga. Tersangka ini sebenarnya minta uang rokok, bukan begal. Karena tidak ada uang, dikasihlah rokok, dan tidak ada laporan kejadian begal itu,” jelas AKP Mansyur.

Polsek PUT juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di media sosial agar tidak menimbulkan keresahan publik.

Gambar Gravatar
Jurnalis online yang aktif meliput peristiwa di daerah, mulai dari kebijakan pemerintah, aktivitas masyarakat, hingga kejadian penting yang menjadi perhatian publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *