Alaku

Herwan Antoni Apresiasi Bakti Sosial Sentra Dharma Guna, Bantuan Rp3,55 Miliar Disalurkan

Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi penyelenggaraan bakti sosial yang digelar Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, dengan total bantuan senilai Rp3,55 miliar, Senin (15/6/26)(foto:anto)

BengkuluPemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi penyelenggaraan bakti sosial yang digelar Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, dengan total bantuan senilai Rp3,55 miliar. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (15/6) itu dinilai menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan layanan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mencerminkan sinergi berbagai pihak dalam memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat.

Herwan Antoni Apresiasi Bakti Sosial Sentra Dharma Guna, Bantuan Rp3,55 Miliar Disalurkan
Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi penyelenggaraan bakti sosial yang digelar Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, dengan total bantuan senilai Rp3,55 miliar, Senin (15/6/26)(foto:anto)

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sentra Dharma Guna. Kegiatan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” kata Herwan.

Bantuan yang disalurkan dalam kegiatan itu mencapai Rp3.555.116.733. Nilai tersebut meliputi Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) triwulan I dan II sebesar Rp3.306.796.733, program khitanan massal Rp127.500.000, operasi katarak gratis Rp119.700.000, serta program bebas pasung senilai Rp1.120.000.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Hari Setiadi, kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang diwakili Sekda Herwan Antoni. Adapun pelaksanaan serta pengelolaan bantuan tetap dilakukan langsung oleh pihak Sentra “Dharma Guna”.

Dalam sambutannya, Herwan menilai program pembebasan pasung bagi penyandang disabilitas mental dan bantuan pelunasan tunggakan biaya pendidikan menjadi dua program yang memiliki dampak besar bagi masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menjaga martabat masyarakat sekaligus memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Ia juga meminta Dinas Sosial Provinsi Bengkulu memastikan masyarakat yang tergolong miskin ekstrem mendapat perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan hak pendidikan anak-anak di seluruh daerah.

Sementara itu, Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Hari Setiadi, mengatakan khitanan massal yang menjadi bagian dari bakti sosial telah dimulai beberapa hari sebelumnya dengan total 100 peserta. Sebanyak 89 anak berasal dari Kota Bengkulu, lima dari Kabupaten Bengkulu Tengah, tiga dari Kabupaten Seluma, dua dari Kabupaten Bengkulu Utara, dan satu dari Kabupaten Kepahiang.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga mereka. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujar Hari.

Selain penyaluran bantuan, rombongan turut meninjau layanan pemeriksaan kesehatan, kegiatan donor darah, serta menyapa siswa Sekolah Rakyat SMA 6 Kota Bengkulu yang saat ini masih menempati kompleks Sentra “Dharma Guna” sebagai lokasi belajar sementara. Mereka juga meninjau pembangunan gedung sekolah baru yang nantinya akan menjadi lokasi permanen bagi para siswa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan