Helmi Hasan Buka POPDA Bengkulu 2026, 490 Atlet Pelajar Berebut Prestasi

Pembukaan POPDA tahun ini menandai dimulainya persaingan antarpelajar dalam lima cabang olahraga, yakni pencak silat, karate, taekwondo, atletik, dan tinju.
Selain 490 atlet, kegiatan tersebut juga melibatkan 230 pelatih dan ofisial yang mendampingi kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Bengkulu.
Helmi Hasan menegaskan, POPDA bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan prestasi sekaligus penjaringan atlet yang memiliki kemampuan untuk berkembang ke jenjang lebih tinggi.
“POPDA tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga antarpelajar, tetapi juga merupakan wadah pembinaan prestasi, penjaringan atlet potensial, serta penguatan persaudaraan dan kebersamaan di kalangan generasi muda,” kata Helmi.
Menurutnya, kesempatan bertanding dalam POPDA harus dimanfaatkan para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman dan mental kompetisi.
Gubernur juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, disiplin, dan prinsip fair play selama pertandingan berlangsung.
“Para atlet pelajar diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaik, meningkatkan pengalaman bertanding, serta mengembangkan mental juara,” ujarnya.
Pemprov Bengkulu menempatkan pembinaan olahraga sejak usia pelajar sebagai salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, atlet potensial diharapkan mampu bersaing pada kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Penyelenggaraan POPDA 2026 juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, KONI, pelatih, insan olahraga, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap ajang ini tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang tangguh, disiplin, berintegritas, serta mampu membawa nama daerah melalui prestasi olahraga.







