Bengkulu – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Bengkulu sepakat mempererat kemitraan untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah. Penguatan kerja sama ini diarahkan pada penyelarasan program yang dapat memberi manfaat bagi kedua organisasi sekaligus masyarakat.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi, mengatakan hubungan antara PWI dan HIPMI selama ini telah berjalan melalui berbagai bentuk kolaborasi. Menurutnya, sinergi tersebut perlu ditingkatkan agar potensi kerja sama yang dimiliki kedua organisasi dapat dimaksimalkan.
“PWI dan HIPMI memang sudah saling berkolaborasi sejak lama. Ke depan, ini perlu kita tingkatkan lagi agar semakin baik,” ujar Marsal.
PWI Bengkulu dalam waktu dekat juga akan mengukuhkan kepengurusan baru. Momentum tersebut, kata Marsal, menjadi salah satu ruang untuk memperkuat kerja sama dengan HIPMI, termasuk dalam menjalankan sejumlah program strategis.
Ia berharap kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi menghasilkan program yang dapat dijalankan bersama dengan prinsip saling menguntungkan.
“Harapannya, kerja sama yang terjalin makin erat sehingga potensi yang bisa dikolaborasikan dapat terlaksana dan memberi manfaat bagi kedua belah pihak,” katanya.
Ketua Umum BPD HIPMI Provinsi Bengkulu, Yosia Yodan, menyambut positif rencana penguatan kemitraan tersebut. Ia menilai keberadaan media memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan dunia usaha, khususnya bagi pengusaha muda di Bengkulu.
Menurut Yosia, pertumbuhan HIPMI sebagai wadah pengusaha muda juga membutuhkan dukungan insan pers dalam menyampaikan berbagai aktivitas dan program kepada masyarakat.
“HIPMI tidak akan bisa bertumbuh tanpa adanya bantuan dari rekan-rekan PWI. Pada prinsipnya, kami siap saling support, baik dalam kegiatan sosial maupun program lainnya,” tegas Yosia.
Lebih lanjut, HIPMI Bengkulu akan mengkaji sejumlah peluang program yang dapat diselaraskan dengan agenda PWI. Pembahasan tersebut diharapkan menghasilkan bentuk kerja sama yang lebih terarah dan dapat memberikan dampak nyata.
Kolaborasi kedua organisasi ini juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan kekuatan sektor media dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Bengkulu. PWI membawa peran strategis insan pers, sementara HIPMI memiliki jejaring pengusaha muda yang bergerak di sektor ekonomi.
Kedua pihak berharap hubungan kemitraan yang semakin erat dapat melahirkan program bersama yang solid, selaras, dan memberi kontribusi bagi kemajuan ekonomi serta pembangunan Provinsi Bengkulu.








