Bengkulu – Yayasan Dehasen Bengkulu tengah menyiapkan Graha Dehasen sebagai gedung serbaguna berkapasitas hingga 5.000 orang yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat kegiatan terbesar di Provinsi Bengkulu. Fasilitas yang dibangun di kawasan Air Sebakul, Kota Bengkulu, itu ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Oktober 2026.
Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Dehasen Bengkulu, Bando Amin, mengatakan pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari pengembangan sarana kampus sekaligus untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap ruang kegiatan berskala besar.
Menurutnya, Graha Dehasen tidak hanya difungsikan sebagai fasilitas pendidikan, tetapi juga dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat.
“Awalnya gedung Graha Dehasen ini memang diperuntukkan sebagai gedung kuliah. Namun melihat kebutuhan dan permintaan masyarakat yang cukup tinggi untuk kegiatan seperti wedding, pertemuan, seminar hingga konser, maka kami menyiapkan Graha Dehasen ini sebagai gedung multifungsi,” ujar Bando Amin, Kamis (4/6/26).
Ia menjelaskan, bangunan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Pada lantai dasar akan tersedia area basement, sementara sejumlah ruang juga disiapkan untuk kebutuhan akademik, termasuk ruang kuliah Fakultas Pertanian dan Fakultas Pendidikan Olahraga.
Selain itu, Yayasan Dehasen juga berencana membangun kolam renang sebagai bagian dari fasilitas pendukung kampus.
Bando menyebut kapasitas gedung yang mencapai 5.000 orang menjadi salah satu keunggulan Graha Dehasen dibandingkan fasilitas sejenis yang ada di Bengkulu saat ini.
“Kapasitas yang kami siapkan mencapai 5.000 orang. Kami ingin fasilitas ini dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh civitas akademika Dehasen, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Bengkulu,” katanya.
Untuk menunjang aktivitas pengunjung, pihak yayasan juga menyiapkan area parkir yang luas dengan memanfaatkan lahan kampus sekitar tiga hektare.
“Untuk parkir tidak menjadi persoalan karena kami memiliki lahan yang cukup luas, sekitar tiga hektare, sehingga dapat menampung kendaraan dalam jumlah besar,” jelasnya.
Tak hanya itu, kawasan Graha Dehasen juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung seperti jembatan kaca dan kolam ikan yang diharapkan menjadi daya tarik tambahan bagi masyarakat.
“Kami juga menyiapkan jembatan kaca dan kolam ikan agar kawasan ini menjadi lebih menarik dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Bando.
Ia menambahkan, sebelum beroperasi penuh pada Oktober 2026, Graha Dehasen ditargetkan sudah dapat digunakan untuk kegiatan wisuda mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu pada akhir tahun ini.
“Target kami, Graha Dehasen sudah siap digunakan untuk kegiatan wisuda mahasiswa pada akhir tahun ini dan dapat beroperasi penuh pada Oktober 2026,” tutupnya.





