Gerakan Program PHBS, Dinkes Bengkulu Tekankan Pola Hidup Sehat
Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu (foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Gerakan Program PHBS, Dinkes Bengkulu Tekankan Pola Hidup Sehat

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Kasus kematian seorang balita bernama Raya di Sukabumi, Jawa Barat, akibat infeksi cacing dengan berat hampir 1 kilogram di tubuhnya menyita perhatian publik. Peristiwa ini juga menjadi sorotan di Provinsi Bengkulu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, menegaskan bahwa langkah pencegahan di daerah saat ini difokuskan melalui Gerakan dan Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menurutnya, program ini bukan hanya ditujukan untuk mencegah kecacingan, tetapi juga untuk membiasakan pola hidup sehat secara menyeluruh.

“Di Bengkulu, kita sudah melaksanakan program PHBS untuk mencegah cacingan. Namun, ini tidak hanya berfokus pada pemberantasan penyakit cacingan saja,” jelas Edriwan saat dikonfirmasi, Sabtu sore (23/8/2025).

Ia menyebutkan, ada tiga langkah utama yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi kecacingan. Pertama, pemberian obat pencegahan massal (POPM) bagi anak usia prasekolah dan sekolah. Kedua, perbaikan kualitas air serta lingkungan yang bersih. Ketiga, sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

“Dengan adanya kasus di Sukabumi, kita mengingatkan masyarakat Bengkulu agar tidak lengah dalam merawat anak. Pemerintah provinsi hadir memberikan pelayanan yang terbaik, tapi peran keluarga juga sangat penting,” tutup Edriwan.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *