Bengkulu – Suasana hangat penuh tawa anak-anak mewarnai pelaksanaan Festival Kampung Dongeng yang digelar Komunitas Kampung Dongeng Bengkulu bersama HIMA Program Studi PG PAUD Universitas Dehasen Bengkulu, Sabtu pagi (23/5/26). Mengangkat tema “Merajut Cerita Menguatkan Keluarga”, kegiatan tersebut menjadi ruang mempererat hubungan emosional anak dan orang tua melalui dongeng dan aktivitas literasi.
Sekitar 100 peserta yang terdiri dari anak-anak dan orang tua mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dengan antusias. Festival itu hadir di tengah meningkatnya penggunaan teknologi dan padatnya aktivitas keluarga yang dinilai mulai mengurangi komunikasi hangat di lingkungan rumah.
Ketua pelaksana kegiatan, Madya Putri Utami, mengatakan Festival Kampung Dongeng digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kampung Dongeng Indonesia ke-17.
“Festival ini menjadi bagian dari peringatan HUT Kampung Dongeng Indonesia ke-17 tahun. Selain di Bengkulu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di ratusan titik lain di Indonesia,” ujar Tami.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung serentak di sekitar 300 titik di berbagai daerah di Indonesia sepanjang 16 hingga 31 Mei 2026.
Menurutnya, festival tidak hanya menghadirkan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan keluarga melalui aktivitas berbasis cerita dan literasi.
“Harapannya kegiatan ini bisa memperkuat kedekatan keluarga melalui dongeng dan aktivitas bersama,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Pelaksana Festival Kampung Dongeng, Yeyen, mengatakan berbagai kegiatan edukatif disiapkan untuk menarik minat anak-anak dan orang tua selama festival berlangsung.
Mulai dari penampilan dongeng, membaca buku bersama, senam, prakarya, hingga pertunjukan sulap digelar untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
“Festival ini menghadirkan banyak kegiatan yang menyenangkan sekaligus edukatif untuk anak-anak dan keluarga,” ujar Yeyen.
Salah satu orang tua peserta, Ellys (35), mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut karena dinilai mampu menghadirkan ruang interaksi positif antara anak dan keluarga di tengah kesibukan sehari-hari.
“Kegiatan seperti dongeng dan membaca bersama membuat anak-anak lebih aktif sekaligus mempererat komunikasi antara orang tua dan anak,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Festival Kampung Dongeng diharapkan mampu meningkatkan minat baca anak sekaligus memperkuat komunikasi hangat dalam keluarga di Kota Bengkulu.





