Alaku

Diduga Keracunan MBG, 80 Siswa Dirawat di RSUD Lebong

Sebanyak 80 siswa di Kabupaten Lebong saat diberi pertolongan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong, Rabu siang (27/8/25). (Foto: Aan Ade Putra/repoeblik.com)

Lebong – Sebanyak 80 siswa di Kabupaten Lebong dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong, Rabu siang (27/8/25), setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Plt Direktur RSUD Lebong, dr. Eni Efriyani, membenarkan adanya puluhan siswa yang kini sedang mendapat perawatan medis.
“Ya, benar. Saat ini sebanyak 80 siswa dirawat di ruang IGD RSUD Lebong akibat dugaan keracunan makanan bergizi gratis,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Peristiwa ini bermula ketika para siswa mendadak muntah-muntah tak lama setelah makan hidangan MBG di sekolah masing-masing. Kondisi tersebut membuat suasana sekolah heboh hingga pihak sekolah dan orang tua segera membawa anak-anak ke rumah sakit.

“Kerumunan di RSUD ini karena anak-anak muntah-muntah setelah makan makanan bergizi gratis,” kata salah satu orang tua siswa.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah pasti korban masih mungkin bertambah karena RSUD Lebong terus menerima pasien baru dari sejumlah sekolah.

Sementara itu, pihak penyedia dapur MBG belum dapat dikonfirmasi terkait insiden ini. Belum ada keterangan resmi pula mengenai jenis makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal tersebut.

Insiden ini langsung menyedot perhatian publik. Program MBG yang selama ini digadang-gadang sebagai upaya pemerintah meningkatkan gizi anak sekolah, kini justru memunculkan pertanyaan besar terkait kualitas pengolahan dan pengawasan distribusi makanan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan