Dedy Targetkan RSHD Rebut Regional Championship pada 2026
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat di Rumah Sakit Harapan dan Doa Kota Bengkulu, (11/2/26) (dok:pemkotbkl)

Dedy Targetkan RSHD Rebut Regional Championship pada 2026

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Persaingan layanan kesehatan yang kian kompetitif mendorong Pemerintah Kota Bengkulu memacu kinerja Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD). Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan tahun 2026 harus menjadi titik balik untuk mengembalikan predikat Regional Championship.

Arahan tersebut disampaikan Dedy kepada jajaran manajemen dan tenaga medis RSHD pada Jumat (23/1/26). Ia menyoroti perkembangan sejumlah rumah sakit pesaing yang terus menambah fasilitas kamar dan membenahi mutu pelayanan.

Menurutnya, penguatan internal dan komitmen pelayanan menjadi kunci agar RSHD tetap unggul di tengah kompetisi.

“2026 ini adalah tahun kebangkitan, tahun bagaimana kita kembali meraih Regional Championship. Kita menjadi tuan rumah untuk Kota dan Provinsi Bengkulu. Kompetitor semakin kuat, mereka berbenah melihat RSHD Kota Bengkulu. Kita harus bersungguh-sungguh. Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mampu,” tegas Dedy, Jumat (23/1/26).

Sebagai dukungan konkret, Dedy menyampaikan komitmen pemerintah untuk mengalokasikan anggaran melalui APBD pada 2027, dengan catatan tren kinerja rumah sakit terus menunjukkan peningkatan.

“Kalau trennya membaik, tahun 2027 kita akan support APBD untuk memperbesar (fasilitas) dan memperbaiki pelayanannya. Apalagi nanti dengan formasi Dewan Pengawas yang baru, harus ada semangat baru yang dibawa,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan agar tagline no jutek, no lelet, no telmi (NO JULEMI) tidak berhenti sebagai slogan semata, melainkan diwujudkan dalam sikap pelayanan sehari-hari.

“No Julemi itu bukan hanya sekadar yel-yel, tapi tanamkan dalam hati. Tetap solid dan kompak untuk memompa semangat pelayanan terbaik bagi warga,” pungkasnya.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *