Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.AP, memulai hari pertama berkantor di Pulau Enggano dengan serangkaian agenda yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat setempat. Kegiatan dimulai di Kantor Desa Banjar Sari, Selasa (15/7/2025), sebagai bagian dari komitmennya dalam pelaksanaan Inpres Nomor 12 tahun 2025.
Dalam kunjungan ini, Bupati Arie menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima paparan dari Kepala Desa mengenai pentingnya akses jalan pertanian untuk menunjang keberlanjutan lahan sawah di desa tersebut. Akses jalan ini dinilai vital agar lahan tidak terbengkalai di masa mendatang.
“Alhamdulillah kita bersama Forkopimda telah mendengar paparan Kepala Desa terkait kegiatan cetak sawah seluas 617 hektar, dan dibutuhkan akses jalan usaha tani menuju lokasi cetak sawah sepanjang 6,5 kilo. Maka saya bersama Pak Dandim, Pak Kapolres, Pak Ketua DPRD, mendampingi jajaran desa kita langsung meninjau usulan jalan usaha tani tersebut,” ungkap Bupati Arie.
Bupati juga menambahkan bahwa Pemkab Bengkulu Utara akan segera menyampaikan surat kepada Gubernur Bengkulu terkait usulan pembangunan jalan usaha tani tersebut. “Kita akan menyampaikan surat ke Pak Gubernur untuk kiranya dapat memenuhi kebutuhan jalan usaha tani, sehingga harapan kita, ketika sawahnya sudah dibuka jangan sampai terbengkalai di masa yang akan datang. Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada informasi dari Pak Gubernur. Kalau pun nanti Pak Gubernur mengijinkan kabupaten buka badan jalan, kita siap,” jelasnya.
Selain itu, Bupati Arie juga meluangkan waktu untuk menanam padi bersama para petani di lokasi cetak sawah Desa Banjar Sari.
Di sela-sela kegiatan pertanian, Bupati Arie turut mengunjungi rumah-rumah warga lanjut usia (lansia) untuk memastikan mereka menerima bantuan sosial seperti BLT Dana Desa, paket sembako, serta layanan kesehatan dasar.
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala OPD terkait, Camat Enggano, Kapolsek dan Danramil Enggano, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Enggano.





