Perjalanan menuju puncak Bukit Kaba membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam, tergantung pada kecepatan pendakian dan kondisi cuaca. Waktu tempuh yang relatif singkat ini memungkinkan para pendaki untuk merasakan keindahan alam yang spektakuler tanpa harus mengorbankan terlalu banyak waktu. Dalam perjalanan menuju puncak, pendaki akan melewati pos jaga pendakian yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kaba.
Peran Pokdarwis dalam Pengelolaan Pendakian
Pokdarwis Bukit Kaba, yang telah ada sejak tahun 2000, adalah organisasi yang dikelola oleh warga desa Sumber Urip. Mereka bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu sebagai pemangku kawasan Taman Wisata Alam (TWA) ini. Dengan kerja sama yang kuat ini, pendakian dapat diatur dengan baik, dan pengelolaan alamnya dapat dipertahankan.
Biaya Terjangkau dan Ramah Anggaran
Untuk merasakan petualangan unik ini, calon pendaki hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp5.000 untuk tiket masuk. Selain itu, mereka dapat memanfaatkan jasa Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dengan membayar Rp6.500, yang merupakan kontribusi langsung kepada masyarakat lokal. Biaya asuransi tambahan sebesar Rp1.000 juga ditawarkan untuk keamanan para pendaki.





