Lebong – Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) dugaan keracunan massal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong.
Kepala Regional SPPG Provinsi Bengkulu, Gloria, dalam keterangan resminya pada Senin (1/9/25), menegaskan bahwa investigasi penyebab insiden ini masih terus dilakukan.
“Atas nama Badan Gizi Nasional Republik Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesarnya atas KLB MBG di Lebong. Saat ini investigasi tengah dilakukan untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya.
Gloria menjelaskan, BGN melalui SPPG Bengkulu telah berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kepolisian, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Daerah guna melakukan investigasi menyeluruh. Hasil investigasi tersebut, kata dia, akan menjadi dasar untuk langkah perbaikan tegas agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami sangat paham keresahan yang dialami para penerima manfaat, khususnya anak-anak, orang tua, serta masyarakat yang terdampak insiden ini. BGN berkomitmen penuh meningkatkan pengawasan, kualitas, dan keamanan pangan dalam program MBG,” tegasnya.














