Bengkulu – Bank Bengkulu menargetkan laba sebesar Rp160 miliar pada 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 yang digelar di Graha Bank Bengkulu, Senin (13/4/2026).
Target tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, sebagai bagian dari strategi memperkuat kinerja sekaligus menjawab tantangan industri perbankan yang semakin dinamis.
Menurutnya, usia ke-55 menjadi titik penting bagi perusahaan untuk melakukan penguatan fondasi, terutama melalui transformasi sumber daya manusia, peningkatan layanan, serta percepatan digitalisasi.
“Momentum ini kami jadikan untuk memperkuat internal, baik dari sisi SDM maupun layanan, agar lebih adaptif terhadap kebutuhan nasabah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, transformasi SDM menjadi fokus utama dengan mendorong pola kerja yang lebih proaktif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan.
Di sisi lain, Bank Bengkulu juga terus mengembangkan layanan berbasis digital, termasuk peningkatan kualitas mobile banking serta penguatan infrastruktur teknologi guna memperluas akses layanan masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan perilaku nasabah yang semakin mengarah ke layanan digital.
Dari sisi kinerja, Bank Bengkulu sebelumnya mencatat laba sebesar Rp135 miliar pada 2025. Dengan target baru Rp160 miliar pada tahun ini, manajemen optimistis tren pertumbuhan dapat terus terjaga.
Selain digitalisasi, penguatan jaringan layanan dan ekspansi bisnis juga menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Mengusung tema “Tangguh dan Tumbuh, Kebanggaan Rakyat Bengkulu”, peringatan HUT ke-55 ini diharapkan menjadi pijakan bagi Bank Bengkulu untuk meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah sekaligus memperkuat posisi sebagai bank pembangunan daerah yang modern dan terpercaya.





