Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat menangani banjir yang merendam sejumlah titik wilayah kota akibat curah hujan tinggi sejak Minggu (5/4), dengan fokus utama evakuasi warga dan pemenuhan kebutuhan logistik bagi 2.688 kepala keluarga terdampak.
Berdasarkan data terkini, banjir telah merendam ribuan rumah di berbagai kawasan. Pemkot Bengkulu melalui tim gabungan langsung turun ke lapangan untuk mengevakuasi warga yang terjebak, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan penanganan darurat dilakukan melalui sinergi lintas sektor agar seluruh warga terdampak bisa segera mendapat pertolongan.
“Tim gabungan dikerahkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan. Fokus utama kami adalah keselamatan nyawa warga. Selain evakuasi, kami juga melakukan pemantauan kondisi air secara real-time di titik-titik rawan,” kata Made, Rabu (8/4).
Ia menyebut, unsur yang dikerahkan dalam penanganan banjir melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satpol PP, hingga Basarnas. Tim menggunakan perahu karet untuk menjangkau permukiman yang masih tergenang dan mengevakuasi warga dari area berisiko.
Selain penyelamatan warga, Pemkot Bengkulu juga mempercepat penyaluran bantuan logistik. Bantuan yang dibagikan meliputi paket sembako dan ribuan nasi bungkus guna memastikan kebutuhan pangan warga di lokasi terdampak maupun pengungsian tetap terpenuhi.
Untuk memperkuat layanan darurat, sejumlah dapur umum telah didirikan di titik strategis. Lokasi dapur umum di antaranya berada di Perumahan Korpri, Perumahan Ejuka, dan Kelurahan Rawa Makmur, serta beberapa titik lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan.
Made menegaskan, penanganan banjir kali ini tidak hanya bergantung pada BPBD, tetapi juga melibatkan kolaborasi aktif seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, koordinasi terpadu di bawah komando Pemerintah Kota Bengkulu menjadi kunci agar distribusi bantuan tepat sasaran.
“Kami mengapresiasi bantuan yang terus mengalir dari berbagai stakeholder. Koordinasi di bawah komando Pemerintah Kota memastikan distribusi bantuan tepat sasaran,” ujarnya.
Pemkot Bengkulu juga membuka akses layanan darurat bagi masyarakat yang masih membutuhkan pertolongan atau ingin melaporkan kondisi terbaru di lapangan. Warga dapat menghubungi Call Center Pemkot Bengkulu melalui nomor 112 atau langsung mengontak OPD terkait untuk penanganan lebih lanjut.





