Bengkulu – Gangguan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul yang sempat menghambat pengangkutan sampah direspons cepat oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), langkah penanganan darurat dilakukan guna memastikan arus truk sampah kembali lancar dan tidak berdampak pada kebersihan kota.
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan material serta menyiapkan alat berat untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui. Ia menjelaskan, perbaikan akses di kawasan TPA menghadapi tantangan tersendiri karena struktur tanah berada di atas timbunan sampah sehingga tidak memungkinkan kondisi jalan menjadi benar-benar stabil.
“Kami sudah menurunkan material untuk meratakan jalan ini agar lebih baik lagi. Memang tidak bisa stabil karena di atas sampah, tapi untuk kelancaran arus, tetap kita upayakan timbun dengan base hari ini. InsyaAllah jika cuaca mendukung, alat berat segera masuk sore ini,” ujar Noprisman didampingi Kalaksa BPBD I Made Ardana dan Plt Kadishub Medy Pebriansyah.
Untuk mempercepat penanganan, Dinas PUPR berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait dengan menyiagakan empat hingga lima unit alat berat jenis ekskavator di lokasi. Upaya ini dilakukan menyusul adanya penumpukan sampah yang meluap hingga menutup badan jalan akses TPA, yang diduga terjadi akibat pembuangan sampah secara sembarang oleh oknum pada waktu subuh atau malam hari.
“Kami akan standby-kan alat di sini. Ketika ada penumpukan lagi, langsung kita dorong ke belakang. Kami juga menyoroti kurangnya penjagaan di TPA, sehingga ada yang membuang sampah di jalan saat petugas tidak ada,” tambahnya.
Langkah cepat pemerintah daerah ini sekaligus menjadi respons atas aksi protes puluhan sopir truk sampah yang sebelumnya sempat membuang muatan di depan Kantor Wali Kota Bengkulu karena kesulitan masuk ke area TPA. Kondisi tersebut sempat menimbulkan gangguan pelayanan pengangkutan sampah di sejumlah titik kota.
Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Kota Bengkulu telah menyiapkan anggaran khusus untuk perbaikan akses jalan menuju TPA Air Sebakul. Dengan pengerahan alat berat dan pembenahan infrastruktur secara bertahap, pemerintah berharap antrean truk sampah tidak kembali terjadi dan pelayanan kebersihan kota dapat berjalan optimal.





