Bengkulu – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, angkat bicara mengenai maraknya kehadiran gangster yang melibatkan anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bengkulu. Sebagai respons, Dedy berencana memberikan perhatian khusus pada anak-anak SD hingga SMP, yang berada di bawah naungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Langkah pertama, Dedy akan mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP pada hari ini untuk memberikan arahan tentang cara menangani masalah gangster. “Saya ingin menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah tolong berikan perhatian kepada anak-anak. Ajarkan soal moralitas, ajarkan budi pekerti, ajarkan soal dia punya masa depan. Masa iya anak SMP itu ada geng motor menyerang petugas parkir, yang diserang ini tempatnya TNI lagi (Rumah Sakit TNI), ini kan sudah tidak masuk logika lagi,” ujar Dedy.
Sebagaimana diketahui, pendidikan moral dan budi pekerti memiliki peranan penting dalam mencegah kenakalan remaja, termasuk tindakan gangster. Ajaran tersebut membantu membentuk karakter individu yang kuat, berintegritas, dan bertanggung jawab, serta mampu membuat pilihan yang baik dan menghindari perilaku negatif.
Pentingnya ajaran moral dan budi pekerti dalam mencegah gangster adalah sebagai berikut:
- Membentuk Karakter
Pendidikan moral dan budi pekerti membantu membentuk karakter individu yang kuat, berintegritas, dan bertanggung jawab. - Mengembangkan Empati
Ajaran moral dan budi pekerti menumbuhkan rasa empati terhadap orang lain, sehingga individu lebih mampu memahami perspektif orang lain dan menghindari tindakan yang merugikan. - Meningkatkan Kesadaran
Pendidikan moral dan budi pekerti meningkatkan kesadaran akan norma sosial dan aturan hukum, sehingga individu lebih cenderung menghindari perilaku yang melanggar hukum. - Mencegah Perilaku Negatif
Ajaran moral dan budi pekerti membantu individu menolak perilaku negatif seperti kekerasan, tawuran, dan tindakan gangster. - Membangun Generasi Berkarakter
Pendidikan moral dan budi pekerti membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki moral yang baik, dan siap berkontribusi positif pada masyarakat.
Dengan memberikan pendidikan moral dan budi pekerti yang baik, diharapkan generasi muda dapat terhindar dari perilaku negatif seperti gangster dan tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.





