Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Penataan Wisata Bengkulu, Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, saat memimpin gotong royong rutin bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Pantai Panjang, Jumat (19/9/25).(foto: Awang Konaevi/repoeblik.com)

Wali Kota Dedy Wahyudi Tegaskan Penataan Wisata Bengkulu, Kalau Bukan Kita, Siapa Lagi?

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, kembali menegaskan komitmennya dalam menata kawasan wisata unggulan di Kota Bengkulu. Hal ini ia sampaikan saat memimpin gotong royong rutin bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kawasan Pantai Panjang, Jumat (19/9/25).

“Fokus kita ialah penataan kawasan wisata. Jadi Pantai Panjang kita rawat kebersihannya. Jangan ada lagi warung remang-remang, dan kita juga memantau 10 ribu pohon kelapa ini tumbuh atau tidak. Alhamdulillah 95 persen tumbuh,” ungkap Dedy.

Ia menambahkan, penataan tidak hanya dilakukan di Pantai Panjang, melainkan juga menyasar Danau Dendam Tak Sudah dan wajah kota secara keseluruhan.

“Mohon doanya, nanti Pantai Panjang kita tata, Danau Dendam kita tata, wajah kota kita percantik sehingga orang berbondong-bondong datang ke Bengkulu. Mereka datang, berbelanja, menginap, insya Allah kita dapat manfaatnya,” jelasnya.

Dedy juga mengingatkan agar seluruh elemen menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik pungutan liar (pungli) di kawasan wisata.

“Tolong kawasan ini dijaga betul, buat para wisatawan nyaman. Jangan sampai ada yang memalak di sini. Kalau ada, lapor, berarti itu pungli,” tegasnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga kebersihan kota.

“Kota ini milik kita. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tutupnya.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *