Wagub Mian Saksikan Latihan Terjun Kopassus, 78 Prajurit Unjuk Kemampuan di Bengkulu

Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyaksikan secara langsung latihan penerjunan taktis dan free fall yang digelar prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di kawasan Jembatan Layang Danau Dendam Tak Sudah, Senin (22/6). Sebanyak 78 personel ambil bagian dalam latihan operasi lintas udara tersebut.
Latihan berlangsung dengan melibatkan pesawat angkut militer Lockheed C-130 Hercules sebagai wahana penerjunan. Sebanyak 24 prajurit melaksanakan penerjunan free fall dari ketinggian 10.000 kaki, sementara 54 personel lainnya menjalani penerjunan taktis dari ketinggian 2.000 kaki.
Aksi para penerjun menjadi perhatian masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Para prajurit free fall memperlihatkan manuver di udara sebelum membuka parasut dan mendarat tepat di area yang telah ditentukan, sedangkan penerjun taktis melakukan pendaratan secara terkoordinasi sebagai bagian dari simulasi operasi.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran para pejabat bersama masyarakat menambah semarak pelaksanaan latihan yang berlangsung aman dan lancar.
Mian memberikan apresiasi terhadap profesionalisme prajurit Kopassus yang mengikuti latihan. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kesiapan personel TNI dalam menjalankan tugas menjaga pertahanan dan kedaulatan negara.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan latihan penerjunan yang dilakukan Kopassus di Bengkulu. Kegiatan ini menunjukkan profesionalisme, kesiapsiagaan, dan kemampuan prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan serta keamanan negara,” ujar Mian.
Ia juga mengungkapkan rangkaian kegiatan Kopassus di Bengkulu akan berlanjut pada Kamis (25/6) di Gedung Pemerintah Provinsi Bengkulu. Agenda tersebut dijadwalkan dihadiri Panglima Kopassus, Letjen TNI Djon Afriandi, yang merupakan putra asli Bengkulu.
Menurut Mian, kehadiran Djon Afriandi menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu karena berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui pengabdiannya di lingkungan TNI.
“Kehadiran Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, yang merupakan putra asli Bengkulu, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu. Kami berharap momentum ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengabdi bagi bangsa dan negara,” katanya.
Latihan penerjunan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan Kopassus untuk mengasah keterampilan operasi lintas udara sekaligus meningkatkan kesiapan tempur prajurit dalam menghadapi berbagai penugasan di masa mendatang.





