Wagub Bengkulu Sidak SPBU dan RSUD, Soroti Stok BBM hingga Layanan Lebaran

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian melakukan inspeksi ke SPBU KM 6.5 dan RSUD M. Yunus, Kamis (19/3), untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama Idulfitri 1447 Hijriah tetap terpenuhi. Dalam sidak itu, Mian menyoroti ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta pelayanan kesehatan yang diminta tetap berjalan optimal saat libur Lebaran.

Peninjauan ke SPBU KM 6.5 dilakukan usai Mian meninjau RSUD M. Yunus pada pagi hari. Di lokasi SPBU, ia memastikan pasokan BBM aman dan mencukupi untuk kebutuhan warga selama momentum Idulfitri.

Alaku

“Kita memantau bahan bakar di SPBU KM 6.5 untuk memastikan ketersediaannya di lapangan benar-benar cukup bagi kebutuhan masyarakat selama Idulfitri ini,” kata Mian.

Selain memeriksa stok, Mian juga memberi peringatan kepada petugas SPBU agar tidak melayani pembelian BBM menggunakan jerigen oleh pihak-pihak tertentu. Menurut dia, praktik tersebut berpotensi mengganggu distribusi dan memicu kekurangan pasokan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

“Kita juga mengimbau petugas SPBU di Kota Bengkulu agar tidak melayani pembelian menggunakan jerigen yang dilakukan oleh oknum, karena dapat menyebabkan kekurangan stok BBM,” ujarnya.

Sebelumnya, Mian lebih dulu meninjau RSUD M. Yunus untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal selama Idulfitri. Di hadapan jajaran pegawai rumah sakit, ia meminta pengaturan jadwal piket dilakukan dengan baik agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Jangan sampai pelayanan di RSUD M. Yunus ini tidak maksimal selama Idulfitri. Nanti diatur jadwal piketnya bagaimana,” kata Mian.

Ia juga menegaskan komitmennya bersama Gubernur Bengkulu Helmi Hasan untuk meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan adalah revitalisasi ruang-ruang pelayanan, termasuk bangsal perawatan.

“Terobosan Pak Gubernur, kita akan revitalisasi kembali ruang-ruang pelayanan, seperti bangsal, hingga tuntas ke depan, agar performa RSUD M. Yunus sesuai dengan yang diharapkan oleh Pak Menteri Kesehatan RI saat sidak beberapa waktu lalu,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD M. Yunus Hery Kurniawan memastikan pelayanan selama Idulfitri tetap berjalan dengan skema pembagian shift bagi pegawai. Menurut dia, layanan darurat akan tetap beroperasi seperti biasa, sedangkan pelayanan rawat jalan akan diperkuat di area dekat IGD untuk memudahkan pasien yang mengambil obat rutin.

“Untuk kegiatan darurat, pembagian shift tetap seperti biasa. Namun, selama Idulfitri, pelayanan rawat jalan kita intensifkan di dekat IGD untuk pengambilan obat rutin,” kata Hery.

Rangkaian sidak tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai langkah antisipasi menghadapi kebutuhan masyarakat yang meningkat selama libur Lebaran. Fokus pengawasan diarahkan pada dua sektor utama, yakni ketersediaan BBM dan kesiapan layanan kesehatan.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *