Alaku

UMB Raih Akreditasi Unggul, Targetkan Buka Fakultas Kedokteran pada 2029

Dosen Sosiologi sekaligus Rektor UMB, Dr. Susiyanto., M.Si. (Foto. Istimewa)

Bengkulu – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) menegaskan arah pengembangannya sebagai perguruan tinggi unggul dengan menargetkan pembukaan Fakultas Kedokteran pada 2029, setelah lebih dulu meraih Akreditasi Unggul pada 2025. Komitmen tersebut disampaikan dalam puncak peringatan Milad ke-35 UMB yang mengusung tema “Mencerahkan Generasi, Memajukan Peradaban.”

Rektor UMB, Dr. Susiyanto, M.Si., mengatakan capaian yang diraih menjadi pijakan penting menuju visi universitas pada 2028, yakni menjadi perguruan tinggi unggul dalam ilmu pengetahuan, kewirausahaan, dan peradaban kampus Islami. Menurutnya, seluruh prestasi tersebut lahir dari kolaborasi sivitas akademika, Persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis.

“Alhamdulillah, berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, persyarikatan Muhammadiyah, pemerintah, dunia usaha, serta para mitra strategis. Kami percaya bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan,” ujar Susiyanto.

Prestasi paling menonjol adalah diraihnya Akreditasi Unggul yang menempatkan UMB sebagai perguruan tinggi terbaik di Provinsi Bengkulu dan berada di peringkat keempat di lingkungan LLDIKTI Wilayah II dari total 182 perguruan tinggi. Sejumlah program studi juga telah mengantongi predikat Unggul, yakni Ilmu Hukum, Sosiologi, Komunikasi dan Penyiaran Islam, serta Kesehatan Masyarakat.

UMB juga tengah memperkuat fondasi akademik dengan menyiapkan sejumlah program baru, di antaranya Program Pendidikan Profesi, Program Studi Ilmu Komputer, Program Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI), Program Studi Rekam Medis, serta Program Studi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan. Pengembangan tersebut menjadi tahapan menuju pembukaan Program Studi Kedokteran.

“Kami sedang mempersiapkan seluruh persyaratan akademik dan kelembagaan secara bertahap. Insyaallah, setelah program-program kesehatan yang menjadi syarat terpenuhi, UMB siap membuka Program Studi Kedokteran dan menerima mahasiswa pada tahun 2029,” kata Susiyanto.

Di bidang sumber daya manusia, UMB kini memiliki 262 dosen tetap yang terdiri atas 86 dosen bergelar doktor dan 176 dosen bergelar magister. Sebanyak 37 dosen sedang menempuh pendidikan doktoral, dengan sekitar 25 orang diproyeksikan menyelesaikan studi dalam dua tahun ke depan sebagai bagian dari peningkatan kualitas tenaga pengajar.

Transformasi kampus juga dilakukan melalui penguatan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi. Seluruh ruang kuliah di Kampus I dan Kampus IV ditargetkan telah dilengkapi Smart TV pada 2027 untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih modern dan interaktif.

Sementara itu, minat masyarakat untuk melanjutkan studi di UMB terus meningkat. Pada tahun akademik 2025–2026, sebanyak 2.234 calon mahasiswa mendaftar dan 2.121 orang resmi diterima sebagai mahasiswa baru. Hingga pertengahan tahun akademik 2026–2027, jumlah pendaftar telah mencapai 1.618 orang, dengan 1.450 peserta dinyatakan lulus seleksi, sementara proses penerimaan masih berlangsung hingga Oktober 2026.

UMB juga terus memperluas jejaring internasional melalui penerimaan mahasiswa asing. Pada tahun akademik 2025–2026, kampus ini menerima tujuh mahasiswa internasional dari Ghana, Uganda, Kenya, Liberia, Afghanistan, Timor Leste, dan Ethiopia. Mereka terpilih melalui proses seleksi dari lebih dari 1.100 pendaftar mancanegara.

Untuk memperluas akses pendidikan, UMB mengalokasikan dana beasiswa sekitar Rp10 miliar setiap tahun. Dukungan tersebut mencakup Beasiswa KIP Kuliah, beasiswa internal, hingga bantuan dari berbagai mitra, termasuk Bank Indonesia yang memberikan beasiswa kepada puluhan mahasiswa berprestasi.

Puncak Milad ke-35 UMB dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Polda Bengkulu, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, mitra strategis, serta para tokoh pendiri universitas. Dalam kesempatan itu, UMB juga memberikan penghargaan kepada pendiri, mitra strategis, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap kemajuan universitas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan